MADIUN – Warga sekitaran Kecamatan Taman, Kota Madiun antusias nonton bareng debat calon presiden (capres) yang digelar oleh Heru Patriawan, calon legislatif (caleg) DPRD Kota Madiun dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan nomor urut satu Daerah Pemilihan (Dapil) Madiun 3, pada Minggu (7/1/2024) malam.
Nobar debat capres tersebut merupakan upaya Heru Patriawan untuk mengampanyekan paslon capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar-Mahfud kepada masyarakat.
Dia mengatakan, selain mengampanyekan program-program unggulan paslon Ganjar-Mahfud, dengan nobar ini masyarakat bisa lebih tahu lebih dalam lagi tentang program Paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD seperti KTP Sakti.
Sehingga masyarakat tertarik dan akhirnya menjadi yakin dan mantab memilih paslon capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pemilu tanggal 14 Februari 2024 depan.

“Kita mengumpulkan teman-teman yang senang pada calon presiden Ganjar supaya melihat langsung dari masing-masing kandidat capres dan cawapres itu tahu kualitasnya, seberapa jauh melebihi dari capres dan cawapres yang lain,” terang Heru.
“Jadi memang kami mengumpulkan supaya semakin yakin teman-teman saya itu semakin yakin bahwa presiden dan wakil presiden itu pilihan yang paling tepat adalah Pak Ganjar dan Pak Mahfud MD,” imbuhnya.
Menanggapi debat capres, Heru menilai bahwa Ganjar Pranowo menguasai jalannya debat melebihi dua kontestan lain.
Meskipun tema debat adalah seputar pertahanan keamanan dan kebijakan luar negeri, ternyata Ganjar Pranowo lebih mampu menguasai materi dengan statement berdasarkan data, bukan sekadar argumentasi.

“Saya bisa memilih dan menentukan bahwa yang tepat adalah yang menguasai materi itu adalah hanya dari debat ini adalah Pak Ganjar,” ungkap dia.
“Kalau dari analisa saya tadi tentang pertahanan itu walaupun calon nomor 2 itu adalah menteri pertahanan ternyata kalau di dalam hal penguasaan itu masih kalah dengan Pak Ganjar,” sambung Heru.
Dia berharap, dengan menyaksikan debat capres maka masyarakat semakin yakin dan mantab memilih Ganjar-Mahfud sebagai presiden dan wakil presiden pada Pemilu 14 Februari 2024 nanti.
“Selain itu, yang menyaksikan debat juga diharapkan bisa mempengaruhi dan mengajak warga yang lain entah itu temannya, tetangganya atau siapa saja untuk memilih pasangan capres-cawapres nomor urut 3,” harapnya. (ant/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









