Selasa
21 Juli 2026 | 4 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untuk Insentif Guru Agama se-Indonesia, Ganjar Siapkan Rp4 Triliun

PDIP-Jatim-Ganjar-Pranowo-01012024

PURWOREJO – Kepedulian Ganjar Pranowo terhadap guru ngaji dan keagamaan non-formal lainnya bukan sekadar janji. Capres nomor urut 3 itu menyiapkan anggaran Rp4 triliun untuk insentif guru keagamaan di seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan Ganjar saat bersilaturrahim di Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nawawi Berjan, Purworejo, Minggu (31/12/2023). Program yang disampaikan Ganjar itu disambut antusias para ulama dan pengasuh pondok pesantren.

“Kita sudah melaunching waktu Pak Mahfud di Sabang itu, untuk guru agama dan guru ngaji dapat insentif. Kalau kemarin istilahnya guru ngaji dapat gaji,” ujar Ganjar.

Politikus berambut putih itu mengaku tidak kesulitan untuk menjalankan program tersebut. Ia telah menginisiasi program serupa saat menjabat Gubernur Jawa Tengah. “Waktu itu saya bersama Gus Yasin (Wakil Gubernur Jateng saat Ganjar menjabat periode kedua, red), praktik ini pernah kita lakukan di Jawa Tengah,” terangnya.

Bukan hanya sekadar janji politik, Ganjar bahkan sudah menghitung kebutuhan anggaran yang akan digunakan untuk program insentif guru mengaji dan guru agama. Yakni sekitar Rp4 triliun. “Kita hitung sekitar Rp4 triliun kalau pakai pola Jawa Tengah. Mudah-mudahan ini bisa berjalan,” paparnya.

Pemberian insentif kepada guru gaji dan guru agama lainnya bagi Ganjar sangat penting. Karena di balik kegigihan mereka mengajar ada tanggung jawab membekali ilmu agama dan budi pekerti bagi generasi muda.

“Karena selain mereka mengajar agama, saya titip (diajarkan) budi pekerti. Kalau ilmu agama bagus dan budi pekerti bagus, kan hubungan sosialnya menjadi bagus. Sehingga anak-anak ini ketika bertemu dengan yang beda agama, golongan, dan suku, mereka merasa semua saudara,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Program yang diusung Ganjar-Mahfud itu mendapat apresiasi dari ulama dan pengasuh pondok pesantren. Salah satunya adalah KH Yasin Nawawi, pengasuh Pondok Pesantren An Nur Bantul, Yogyakarta.

Menurutnya, Ganjar satu-satunya capres yang peduli terhadap pendidikan, terutama pondok pesantren. Ini dibuktikan dengan adanya program insentif guru mengaji dan guru agama lainnya.

“Iya itu program yang sangat positif sekali. Bagaimanapun guru-guru ngaji di kampung itu adalah pejuang tanpa pamrih, menciptakan generasi yang berakhaqul karimah. Alangkah luar biasa jika Pak Ganjar menjadi presiden dan memberikan perhatian kepada mereka,” tuturnya.

Program insentif guru mengaji dan guru agama itu bukan spontan kali ini. Melainkan telah dipraktikkan saat memimpin Jawa Tengah. “Meskipun saya orang Yogyakarta, tapi saya mengikuti beliau sejak jadi Gubernur Jateng. Beliau juga dekat dengan ulama dan pesantren,” tuturnya.

Hal serupa juga disampaikan Taj Yasin Maimoen, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah. Program insentif tersebut sebagai upaya keseriusan dalam pendidikan karakter bangsa. “Untuk pendidikan karakter itu bisa diwujudkan dengan merangkul guru-guru agama. Juga bisa kolaborasi antara sekolah dan pesantren untuk pendidikan karakter,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...