Senin
27 April 2026 | 7 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Safari di Jatim, Atikoh Silaturahmi ke Sejumlah Ponpes, Said Abdullah: Dengar Langsung Aspirasi Kalangan Pesantren

pdip-jatim-231221-mhsa-2

SURABAYA – Istri Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Suprianti, melakukan silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren dalam safarinya di Jawa Timur selama 4 hari terakhir ini.

Silaturahmi Atikoh tersebut dilakukan sebagai bagian untuk menghimpun aspirasi, khususnya dari kalangan kiai dan santri.

Sejumlah pesantren yang dikunjungi Atikoh mulai dari kawasan Ponorogo dan Trenggalek, dan Tulungagung.

Siti Atikoh juga sempat sowan ke Muhammad Iqdam atau Gus Iqdam di Blitar kemudian juga berkunjung ke Ponpes Bayt Al-Hikmah di Pasuruan.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jatim Said Abdullah menjelaskan, selain untuk silaturahmi, kedatangan Siti Atikoh ke sejumlah pesantren itu juga untuk mendengar langsung aspirasi dari kalangan ponpes.

Menurut Said Abdullah, hal ini penting, sebab Jawa Timur identik dengan pesantren. Beberapa aspirasi yang dihimpun di antaranya soal perhatian pada kalangan pesantren.

“Sekarang, seakan-akan santri itu terpinggirkan. Oleh karenanya, ke depan tidak boleh seperti itu. Santri dengan sumbangsih luar biasa untuk Indonesia, harus ada program khusus yang setara antara pendidikan umum dan pesantren,” kata Said Abdullah, Rabu (20/12/2023).

Politisi yang juga Ketua Banggar DPR RI ini ikut mendampingi secara langsung saat Atikoh berkunjung ke Ponpes Bayt Al-Hikmah di Pasuruan.

Disana mereka hadir dalam kegiatan Istighosah Umum untuk Keselamatan Bangsa dan Rakyat Indonesia dalam Pemilu 2024. Kegiatan itu dihadiri oleh ribuan jamaah.

Menurut Said, pihaknya bersama paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud sudah berkomitmen ke depan tidak boleh ada perbedaan perlakuan antara sekolah umum dan pesantren.

Baik dari sisi anggaran pendidikan dan lainnya. Sebab, hal itu rupanya juga menjadi aspirasi dari kalangan pesantren.

“Nantinya, akan ada program khusus. Baik pusat, maupun daerah, alokasi anggaran 20 persen untuk pendidikan tidak hanya untuk pendidikan umum. Tapi sekaligus juga untuk pendidikan pesantren. Karena selama ini 20 persen itu hanya dimaknai untuk memenuhi pendidikan umum,” ungkapnya.

Atikoh saat berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Qur’an Pakunden Ponorogo, Senin (18/12/2023) menegaskan, dia banyak berdiskusi soal pengembangan pesantren ke depan.

Apalagi, banyak prestasi yang ditorehkan kalangan santri. Atikoh mengaku banyak menampung aspirasi sistem pendidikan di pesantren tersebut.

“Kita mencatat program yang ada di masyarakat. Kita juga mencatat program yang berhasil untuk bisa diterapkan di tempat lain,” ujar Atikoh disela safarinya di Jawa Timur. (red/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Said Abdullah Tegaskan Komitmen Mengabdi pada Partai dan Rakyat

SUMENEP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada ...
KABAR CABANG

Antisipasi El Nino Godzilla, PDIP Jombang Buka Lahan Sayur Gratis untuk Warga

JOMBANG – Menghadapi ancaman krisis pangan dan lonjakan harga akibat fenomena cuaca ekstrem ‘El Nino Godzilla’, DPC ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Tanam Pohon Kelengkeng di Sepanjang Jalur ke Waduk Prijetan

LAMONGAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Dalam ...
KRONIK

Said Abdullah Ingatkan Kader PDIP Hidupi Pondok Pesantren dan Rawat Anak Yatim

SUMENEP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, mengingatkan seluruh kader Partai untuk mendukung ...
KABAR CABANG

Peringati Hari Kartini, DPC Kabupaten Pasuruan Siap Perkuat Peran Perempuan 

KABUPATEN PASURUAN – Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Sabilu Taubah Fun Run Sejalan Prioritas Pembangunan Kesehatan dan Karakter Masyarakat

Rijanto sebut Sabilu Taubah Fun Run sejalan dengan kebijakan pembangunan Blitar yang fokus pada kesehatan dan ...