Minggu
01 November 2026 | 7 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

SiKapal Dapat Penghargaan Top Inovasi, Bupati Fauzi: Kita Kembangkan Lagi

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-22112023

SUMENEP – Aplikasi Sistem Informasi Keselamatan Pelayaran (SiKapal) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyabet penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI, sebagai salah satu Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Terpuji 2023.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas, kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, pada peresmian bersama MPP dan peluncuran JIPPNAS, di Jakarta, Selasa (21/11/2023).

Bupati Fauzi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak karena telah mensukseskan program SiKapal. Menurutnya, aplikasi itu diciptakan untuk memudahkan mendapat informasi dan identifikasi perahu atau kapal apabila terjadi kecelakaan.

“Aplikasi ini kita rancang untuk memudahkan mendapat informasi dan identifikasi jika ada perahu atau kapal yang mengalami kecelakaan laut, sehingga mempercepat penanganan kedaruratan untuk meminimalisir korban,” ujar Bupati Fauzi.

Bupati Fauzi menyatakan aplikasi SiKapal bakal dikembangkan lagi untuk memberikan perlindungan bagi para nelayan maupun kapal penumpang saat berlayar. Selain itu, tambah Bupati Fauzi, pihaknya juga akan ada alat pendeteksi atau Automation Identification System (AIS) yang terpasang di perahu atau kapal.

“Sebagai langkah awal program itu, Diskominfo baru memasang alat pendeteksi atau AIS di puluhan perahu atau kapal milik masyarakat di Kecamatan Sapeken, dan sekitarnya dengan radius 60 mil, namun secara berkelanjutan terus mengembangkan jangkauan area,” jelasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menuturkan bahwa SiKapal merupakan aplikasi keselamatan pelayaran pertama yang digunakan oleh kabupaten atau kota di Indonesia. Sehingga, menurutnya perlu dilakukan pengembangan.

“Yang jelas, SiKapal adalah aplikasi keselamatan pelayaran yang pertama kali digunakan tingkat kabupaten atau kota. Makanya, akan kami kembangkan lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, mengatakan, bahwa saat ini, alat deteksi atau AIS yang terpasang di perahu berjumlah 20 buah. Pada APBD 2024, pihaknya kembali memprogramkan untuk menambah alat pendeteksi sebanyak 50 buah.

“Selain itu di 2024, kami juga meningkatkan jangkauan area ke seluruh wilayah kepulauan kecuali Kecamatan Masalembu pada tahun selanjutnya, bahkan siap untuk berintegrasi dengan kabupaten atau kota lainnya guna memantau,” jelasnya. (hazmi/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...