Rabu
29 Juli 2026 | 12 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Turunkan Angka Stunting, Pemkab Ponorogo Bagikan TTD ke Pelajar

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-01112023

PONOROGO – Penurunan angka stunting terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Kali ini, peserta didik, baik di bawah naungan Dinas Pendidikan Ponorogo maupun Kementerian Agama Ponorogo, diajak turut andil dalam pencegahan stunting.

Salah satunya dengan mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) yang diberikan secara gratis oleh pemerintah. Pengonsumsian TTD ini khusus untuk peserta didik perempuan tingkat SMP/MTs/sederajat dan SMA/MA/sederajat se-Kabupaten Ponorogo.

“Maka kita bersama OPD inisiasi agar anak-anak sehat untuk cegah sesuatu, terutama stunting. Diberikan tablet tambah darah untuk remaja putri,” ujar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, usai memberikan TTD secara simbolis di Gedung Terpadu Ponorogo, Selasa (31/10/2023).

Menurut Bupati Sugiri, stunting tak hanya diobati setelah gagal tumbuh anak terjadi. Namun sejak dini harus bisa dicegah.

“Jauh ditarik ke belakang bahwa anak-anak remaja suatu saat akan jadi ibu. Rahim yang berkualitas itu ibunya bergizi, sehat. Makanya sejak dini dikasih tablet tambah darah,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Diah Ayu Puspitaningarti, mengatakan, dosis konsumsi TTD adalah 1 kali dalam seminggu. Pemberian TTD di setiap sekolah melalui Puskesmas di wilayah masing-masing.

“Di Puskesmas disediakan, setiap Minggu diberikan. Dipantau sampai diminum dan itu terlapor,” ujar Ayu.

Ayu juga menjelaskan, tujuan diberikannya TTD adalah untuk pencegahan stunting sedini mungkin. Ia berharap, kegiatan tersebut mampu meningkatkan kepatuhan remaja putri untuk mengonsumsi TTD dan meningkatkan aksi bergizi di seluruh sekolah.

“Karena stunting nggak hanya diobati saja, tapi dicegah sedini mungkin supaya ibu sehat, anaknya juga sehat,” pungkasnya.

Program yang tertuang dalam “Aksi Gizi” itu merupakan komitmen empat organisasi perangkat daerah (OPD) di Ponorogo. Yakni Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana yang ditandai dengan penandatanganan surat keputusan bersama (SKB). (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Genjot Konsolidasi hingga Desa Hadapi Pemilu 2029

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mempercepat konsolidasi organisasi hingga tingkat ...
KABAR CABANG

Kukuhkan Pengurus Ranting, Doding Rahmadi Ingatkan Kader PDIP Jangan Lupakan Sejarah

TRENGGALEK – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, mengingatkan kader partai agar ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Beri Catatan Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Tinggi PAD Belum Optimal

MAGETAN – DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan ...
KABAR CABANG

DPC Nganjuk Gelar Khataman dan Sarasehan Peringati 30 Tahun Kudatuli

NGANJUK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menggelar rangkaian kegiatan doa bersama ...
KRONIK

Sambut Hari Kemerdekaan, Suwito Gotong Royong Bersama Masyarakat Arosbaya Cat Pembatas Jalan

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Agus Suwito, menegaskan pentingnya gotong royong dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siapkan Lomba SWK, Dorong Pengelolaan Kuliner Lebih Profesional dan Transparan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan lomba SWK untuk mendorong pengelolaan yang lebih profesional, transparan, ...