Kamis
16 Juli 2026 | 5 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agus Wicaksono Gelar Workshop Toleransi dan Keberagaman di Klakah Lumajang

IMG-20231031-WA0038_copy_590x374

LUMAJANG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Agus Wicaksono, S.Sos melaksanakan Workshop Toleransi dan Keberagaman di Hotel Maharaja Kecamatan Klakah, Minggu (29/10/2023). Workshop kali ini, dengan mengangkat tema Memperkuat Toleransi dan Keberagaman dalam Bingkai Persatuan Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemuda di Kecamatan Klakah. Hadir pula, Buari, anggota DPRD Kabupaten Lumajang fraksi DPC PDI Perjuangan, Solikin, SH., ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang.

Dalam penyampaiannya, H. Agus Wicaksono, S.Sos, mengatakan bahwa sebagai warga negara Indonesia yang baik harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pasalnya, bangsa Indonesia terdiri dari beranekaragam suku, budaya, agama, ras, dan sebagainya.

“Ditengah perbedaan yang ada, mari kita tingkatkan lagi gotong royong untuk menjaga persatuan Indonesia. Jangan sampai, perbedaan yang ada justru menimbulkan perpecahan di lingkungan kita,” ujar Agus Yudha, sapaan akrabnya.

Terlebih, saat ini sudah memasuki tahun politik, yang mana akan berlangsung pesta demokrasi pada 14 Februari 2023 mendatang. Agus Yudha berpesan supaya masyarakat berpolitik yang baik dan santun, tidak menjelek-jelekkan calon / partai yang lain.

“Perbedaan pilihan politik pasti ada, tapi perbedaan ini jangan sampai menimbulkan perpecahan gotong royong yang telah terbangun selama ini. Berpolitiklah yang santun,” terangnya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur itu menegaskan bahwa saat ini masih banyak kelompok yang ingin merubah ideologi Pancasila menjadi Khilafah. Hal tersebut, dikuatkan dengan survey yang telah dilakukan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia.

Maka dari itu, kata Agus Yudha, momentum pemilu harus dilaksanakan dengan bijak, jangan sampai salah pemimpin. Pasalnya, memilih calon pemimpin dalam rangka menyelamatkan masa depan dan keberlangsungan bangsa Indonesia.

“Bukan hanya 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun, tapi ini untuk keberlangsungan bangsa Indonesia kedepan. Bagaimana pelayanan kesehatan, pelayanan publiknya, pendidikannya dan lain sebagainya,” tegasnya. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Promosikan Produk UMKM, Komisi B DPRD Magetan Terima Kunker di Rumah Promosi

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan melakukan terobosan baru dalam memanfaatkan ...
KRONIK

Mas Dhito: Sastra Saraswati Sewana Yatra Teguhkan Toleransi dan Persatuan di Candi Tegowangi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghadiri Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026 di Candi Tegowangi dan ...
LEGISLATIF

Saifudin Minta Pengembangan Pariwisata Kota Batu Tak Mengorbankan Kelestarian Alam

Anggota DPRD Jatim Saifudin Zuhri mendorong pengembangan ekowisata berbasis potensi lokal di Kota Batu dengan tetap ...
KRONIK

Regenerasi Ranting PDI Perjuangan di Surabaya Dipastikan Berjalan Bottom-Up

PDI Perjuangan Surabaya memastikan proses regenerasi pengurus ranting berlangsung secara bottom-up dari tingkat ...
LEGISLATIF

Tabroni Dorong Solusi Menyeluruh Pascakebakaran TPA Pakusari

DPRD Jember mendesak Pemkab segera menyiapkan solusi menyeluruh pascakebakaran TPA Pakusari, mulai percepatan PLTSa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...