Kamis
16 Juli 2026 | 6 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Workshop di Pasirian, Agus Wicaksono Sampaikan Pemilu Tak Sekadar Memilih Calon Pemimpin, Tapi?

IMG-20231011-WA0010_copy_759x432

LUMAJANG – Berbeda pandangan dan berbeda pilihan politik boleh, asalkan tetap menjaga persaudaraan, kerukunan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H Agus Wicaksono SSos dalam workshop toleransi dan keberagaman di Balai Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian, Selasa (11/10/2023).

Agus Wicaksono menegaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan tujuan demokrasi sesuai amanat UUD 1945. Yang mana, pada dasarnya pesta demokrasi bertujuan untuk memberikan pelayanan publik lebih baik kepada masyarakat.

“Bukan hanya sekadar memilih, namun bagaimana calon pemimpin bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Mulai dari penyelenggaraan pemerintahan, kebijakan yang diterapkan, program-programnya, sampai dengan pelayanan publik, mulai dari pusat sampai ke daerah,” jelas Agus Yudha, sapaan akrabnya.

Pihaknya menambahkan bahwa dalam memilih calon pemimpin harus bijak dan berhati-hati. Pasalnya, banyak pemimpin yang ketika sudah dilantik tidak berani teriak lantang untuk memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Terlebih, calon pemimpin yang menggunakan agama dalam meraih suara sebanyak-banyaknya. Kata Agus, seorang politisi jangan menggunakan agama dalam berpolitik, namun bagaimana berpolitik bisa bermanfaat bagi agama.

“Saat ini, ada 3 nama yang nampak ke permukaan untuk calon presiden, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan. Ketiganya adalah kader terbaik bangsa, yang saat ini tengah berlomba-lomba untuk kebaikan,” paparnya.

Hasil pengukuran Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia, menyatakan bahwa 65% masyarakat Indonesia menginginkan bahwa Indonesia tetap menggunakan ideologi Pancasila. Sementara 9% menginginkan negara Indonesia menjadi negara khilafah, dan sisanya menjawab tidak tahu.

“Bagaimana dengan agama selain Islam, yang juga memiliki kepercayaan bahwa nenek moyangnya juga berjuang, berdarah-darah ikut dalam memperjuangkan bangsa Indonesia ini. Maka dari itu, Pancasila inilah yang sangat cocok untuk diterapkan di Indonesia, yang masyarakatnya memiliki banyak perbedaan,” terangnya.

Oleh karena itu, Agus Wicaksono berpesan supaya masyarakat selalu mengedepankan kerukunan dan kesatuan di antara masyarakat. Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk membangun Desa Kalibendo secara gotong royong demi kemajuan desa. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Promosikan Produk UMKM, Komisi B DPRD Magetan Terima Kunker di Rumah Promosi

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan melakukan terobosan baru dalam memanfaatkan ...
KRONIK

Mas Dhito: Sastra Saraswati Sewana Yatra Teguhkan Toleransi dan Persatuan di Candi Tegowangi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghadiri Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026 di Candi Tegowangi dan ...
LEGISLATIF

Saifudin Minta Pengembangan Pariwisata Kota Batu Tak Mengorbankan Kelestarian Alam

Anggota DPRD Jatim Saifudin Zuhri mendorong pengembangan ekowisata berbasis potensi lokal di Kota Batu dengan tetap ...
KRONIK

Regenerasi Ranting PDI Perjuangan di Surabaya Dipastikan Berjalan Bottom-Up

PDI Perjuangan Surabaya memastikan proses regenerasi pengurus ranting berlangsung secara bottom-up dari tingkat ...
LEGISLATIF

Tabroni Dorong Solusi Menyeluruh Pascakebakaran TPA Pakusari

DPRD Jember mendesak Pemkab segera menyiapkan solusi menyeluruh pascakebakaran TPA Pakusari, mulai percepatan PLTSa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...