Kamis
15 Oktober 2026 | 12 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto: PDI Perjuangan Dahulukan Kepentingan Rakyat Ketimbang Dansa-dansa Politik

pdip-jatim-230929-sekjen-bimtek-2

JAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya membangun politik yang bertumpu pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hal tersebut disampaikan Hasto dalam pembukaan bimbingan teknis (bimtek) untuk anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh Indonesia di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (29/9/2023).

“Karena bagi kita, sebagai partai politik, membangun kemajuan Indonesia Raya ini berporos, bertumpu pada penguasaan ilmu pengetahuan dan juga teknologi. Bahwa kita sejatinya bisa menjadi bangsa yang berdikari dalam pangan,” ujar Hasto.

Di hadapan lima ribu peserta bimtek, Hasto membacakan pantun yang memberikan semangat perjuangan untuk pada pengurus dan kader PDI Perjuangan.

“Indonesia negeri singkong dan tempe, bukan negeri keju,
Dengannya kita bisa menjadi bangsa yang hebat dan maju,
Di sini seluruh kader PDI Perjuangan bertemu,
Memenangkan pemilu dengan semangat dan semua bersatu padu.”

Terkait narasi kedaulatan pangan untuk kesejahteraan rakyat, Hasto menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk menjaga prinsip-prinsip politik yang mendahulukan kepentingan rakyat dibanding dengan dansa-dansa politik.

“Hari-hari ini kita melihat wajah politik kita sangatlah dinamis, sangatlah cair, penuh dengan dansa politik. Tapi sebagai partai yang kenyang dengan asam garam kehidupan politik, kita tetap kokoh di dalam menjaga prinsip-prinsip politik sehingga kekuatan kita adalah pergerakan ke bawah menyatu dengan kekuatan rakyat,” ujar Hasto.

“Maka di tengah-tengah dansa politik itu kita sengaja menampilkan narasi yang sangat penting tentang kehidupan kita, yaitu tentang pangan. Kita ingin merombak paradigma masalah pangan bukan persoalan lumpur, bukan persoalan kemiskinan, tetapi bagaimana menempatkan petani sebagai centrum dari semua kebijakan pangan kita,” katanya.

Yang lebih penting, tambah Hasto, gelaran Pilpres 2024 bukan sekadar persoalan orang-perorang atau urusan Ganjar Pranowo semata. Tapi, juga dibutuhkan gotong royong untuk bersama-sama bergerak menyapa akar rumput.

“Rakernas ini menjadi momentum politik yang sangat penting bahwa pilpres bukan persoalan orang per orang. Tapi pemimpin itu membutuhkan kekuatan kolektif kita, memerlukan pergerakan riil kita ke akar rumput,” tandas Hasto.

Karena itu, dia berharap, seluruh anggota legislatif agar bekerja dengan sungguh-sungguh dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Selain itu, para pengurus dan kader harus mampu berkomunikasi yang menyampaikan gagasan konstruktif dalam membangun peradaban politik. (set/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...
LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...
MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...