Senin
20 Juli 2026 | 9 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Nganjuk Sudah Antisipasi Era MEA

pdip-jatim-bupati-taufiq

pdip-jatim-bupati-taufiqNGANJUK – Pemerintah Kabupaten Nganjuk sudah mengantisipasi berlakunya era perdagangan bebas, yakni Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Di antaranya dengan membekali warga Nganjuk dengan berbagai keterampilan.

Bupati Taufiqurrahman mengatakan, sudah setahun lalu Pemkab Nganjuk melakukan antisipasi datangnya MEA. Di antaranya dengan menggelar berbagai pelatihan bagi warga Nganjuk.

“Tahun depan, kami akan semakin intensif menggelar berbagai pelatihan untuk masyarakat. Dengan begitu warga Nganjuk akan memiliki bekal keterampilan dan bisa bersaing baik dari warga lokal maupun tenaga asing yang bisa saja masuk ke Nganjuk,” kata Taufiqurrahman, Kamis (24/12/2015).

Menurut Taufiq, puluhan pengusaha sangat berminat untuk membangun industrinya di Kabupaten Nganjuk. Bahkan beberapa industri sudah beroperasi tahun ini dan sudah menyerap tenaga kerja lokal.

Pihaknya juga memastikan tahun depan ada beberapa industri baru yang beroperasi, mulai pabrik sepatu, pabrik sarung tangan. “Mereka butuh ribuan tenaga kerja. Yang dibutuhkan tentunya tenaga kerja yang memiliki keterampilan,” ujar bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk ini.

Kalangan pengusaha tertarik berinvestasi di Kabupaten Nganjuk, karena adanya akses jalan tolo, serta upah minimum kabupaten (UMK) yang tergolong masih rendah.

“Nganjuk menjadi daya tarik untuk para pengusaha berinvestasi. Apalagi kultur masyarakat Nganjuk yang guyub rukun dan suka gotong royong, menjadi pertimbangan investor untuk berinvestasi,” jelas Taufiq.

Untuk itu, lanjut Taufiq, Pemkab Nganjuk akan mempermudah layanan perizinan. “Kebijakan pembangunan Nganjuk yang akan datang adalah pembangunan berbasis padat karya. Termasuk keberadaan pabrik pabrik ini untuk menyerap tanaga kerja dalam jumlah besar,” katanya.

Sebelumnya, terang dia, terkait perizinan kesannya dipersulit. Tapi dia menegaskan, perizinan melalui Badan Pelayanan Perizinan Terpadu tak akan ribet dan sulit. Pemkab sudah menyiapkan tim khusus untuk membantu prosesnya.

“Selama persyaratan lengkap dan sesuai, prosesnya tidak akan membutuhkan waktu lama,” tegasnya.

Tahun 2016, imbuh dia, di Nganjuk akan ada mall atau plaza yang dibangun Pemkab Nganjuk dengan sistem BOT (build operate transfer) bekerja sama dengan pihak swasta. (endy)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...