Sabtu
02 Mei 2026 | 11 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Workshop UMKM, Gatot Dorong Pengusaha Beradaptasi dengan Teknologi

PDIP-Jatim-Gatot-Supriayadi-26112021

MOJOKERTO – Pandemi Covid-19 yang memberikan dampak pada krisis ekonomi, ternyata berimbas pada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah Mojokerto Raya. Untuk membangkitkan kembali pelaku UMKM tersebut, anggota komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur, Gatot Supriyadi, menggelar workshop dengan tema “Membangun UMKM Unggul Sebagai Kunci Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi,” dengan menghadirkan pimpinan cabang Bank BPR UMKM Jawa Timur, Aan Setyo Prabowo, di hotel Lynn, Jum’at (26/11/2021).

Dalam sambutannya, politisi senior PDI Perjuangan ini menyampaikan keinginannya untuk terus membuat langkah pengembangan UMKM di wilayah pusat kerajaan Majapahit itu dengan mendorong pelaku UMKM untuk kembali bertahan dengan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Bagaimana mereka (pelaku UMKM, red) itu tumbuh dan berkembang dan bangkit dari keterpurukan akibat pandemi. Maka beradaptasi pada perkembangan teknologi harus dilakukan oleh para pelaku UMKM tersebut,” terang Gatot Supriyadi di hadapan 125 pelaku UMKM dari seluruh wilayah Mojokerto.

Sebagai komitmen keseriusannya untuk membina pelaku UMKM tersebut, Gatot berencana akan menggelar kegiatan serupa dalam kurun waktu satu bulan sekali.

“Intinya adalah untuk melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM yang ada di Mojokerto,” terangnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati, yang hadir menjadi salah satu narasumber pada workshop tersebut menerangkan, untuk dapat mengatasi masalah pemasaran yang kerap dialami oleh pelaku UMKM di wilayah Mojokerto, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan transformasi digital.

“Saat ini transformasi digital sangat bisa membantu untuk mengatasi masalahan masyarakat terkait dengan pemasaran, juga akses pasar karena langsung dapat terhubung pada masyarakat secara luas,” terang Melda, sapaan akrabnya.

Menurutnya, di masa pandemi mungkin banyak perusahaan yang mengalami kegagalan, tapi UMKM, tambah Melda, harus tetap bertahan dengan terus meningkatkan kualitas produk, kreatif di bidang pemasaran pada berbagai macam platfom digital yang ada.

“Kita harus terus produktif  dengan menggunakan berbagai macam platform digital yang dimiliki, misalnya dengan memasifkan media sosial pribadi; Facebook, Instagram, Whatsapp sebagai platform pemasaran produk UMKM-nya,” jelasnya.

“Siapa yang bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman akan berhasil dalam melakukan usahanya,” tambahnya mengakhiri. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Tinjau Pantai Bimo Banyuwangi, Soroti Sampah Pesisir dan Dorong Wisata Fishing Center

BANYUWANGI – Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, melakukan kunjungan serap aspirasi ke kawasan pesisir ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Kejar Paket A, B, C untuk Tingkatkan Lama Sekolah di Jatim

Sri Untari dorong program kejar paket A, B, C untuk tingkatkan lama sekolah di Jawa Timur yang masih 13,44 tahun. ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Apresiasi Peran Pesantren Al Ma’arif Udanawu Cetak Generasi Berkarakter

Bupati Blitar Rijanto apresiasi MA Ma’arif Udanawu dan Ponpes Al Ma’arif dalam mencetak generasi berkarakter dan ...
HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...