Senin
08 Juni 2026 | 3 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar Workshop UMKM, Gatot Dorong Pengusaha Beradaptasi dengan Teknologi

PDIP-Jatim-Gatot-Supriayadi-26112021

MOJOKERTO – Pandemi Covid-19 yang memberikan dampak pada krisis ekonomi, ternyata berimbas pada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah Mojokerto Raya. Untuk membangkitkan kembali pelaku UMKM tersebut, anggota komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur, Gatot Supriyadi, menggelar workshop dengan tema “Membangun UMKM Unggul Sebagai Kunci Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi,” dengan menghadirkan pimpinan cabang Bank BPR UMKM Jawa Timur, Aan Setyo Prabowo, di hotel Lynn, Jum’at (26/11/2021).

Dalam sambutannya, politisi senior PDI Perjuangan ini menyampaikan keinginannya untuk terus membuat langkah pengembangan UMKM di wilayah pusat kerajaan Majapahit itu dengan mendorong pelaku UMKM untuk kembali bertahan dengan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Bagaimana mereka (pelaku UMKM, red) itu tumbuh dan berkembang dan bangkit dari keterpurukan akibat pandemi. Maka beradaptasi pada perkembangan teknologi harus dilakukan oleh para pelaku UMKM tersebut,” terang Gatot Supriyadi di hadapan 125 pelaku UMKM dari seluruh wilayah Mojokerto.

Sebagai komitmen keseriusannya untuk membina pelaku UMKM tersebut, Gatot berencana akan menggelar kegiatan serupa dalam kurun waktu satu bulan sekali.

“Intinya adalah untuk melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM yang ada di Mojokerto,” terangnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati, yang hadir menjadi salah satu narasumber pada workshop tersebut menerangkan, untuk dapat mengatasi masalah pemasaran yang kerap dialami oleh pelaku UMKM di wilayah Mojokerto, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan transformasi digital.

“Saat ini transformasi digital sangat bisa membantu untuk mengatasi masalahan masyarakat terkait dengan pemasaran, juga akses pasar karena langsung dapat terhubung pada masyarakat secara luas,” terang Melda, sapaan akrabnya.

Menurutnya, di masa pandemi mungkin banyak perusahaan yang mengalami kegagalan, tapi UMKM, tambah Melda, harus tetap bertahan dengan terus meningkatkan kualitas produk, kreatif di bidang pemasaran pada berbagai macam platfom digital yang ada.

“Kita harus terus produktif  dengan menggunakan berbagai macam platform digital yang dimiliki, misalnya dengan memasifkan media sosial pribadi; Facebook, Instagram, Whatsapp sebagai platform pemasaran produk UMKM-nya,” jelasnya.

“Siapa yang bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman akan berhasil dalam melakukan usahanya,” tambahnya mengakhiri. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...
KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...
KRONIK

Hasto Ajak Kader PDIP dan Masyarakat Petik Pesan Moral Film Ghost in the Cell

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau kader partai dan masyarakat memetik pesan moral dalam film Ghost ...
KABAR CABANG

Urun Rembug Barisan Marhaen, Cara DPC Ngawi Kenalkan Sepak Terjang Bung Karno kepada Gen Z 

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi disulap layaknya studio siniar pada Sabtu malam ...