Kamis
15 Oktober 2026 | 4 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

4 Cerita Unik dari Lawatan Jokowi ke Korea Selatan

pdip-jatim-jokowi-cerita-unik-korsel1

JAKARTA – Beragam cerita menarik mewarnai kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Korea Selatan yang dimulai pada Minggu (9/9/2018) kemarin. Jokowi, bertolak ke Negeri Ginseng itu didampingi oleh Ibu Negara, Iriana Jokowi, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Lawatan itu dilakukan dalam rangka memperingati 45 tahun berjalannya hubungan diplomatik Indonesia–Korea Selatan, sekaligus sebagai kunjungan balasan atas kedatangan Presiden Moon Jae-in ke Indonesia tahun lalu.

Kunjungan kenegaraan Jokowi kali ini diwarnai dengan beberapa cerita menarik yang membuat hubungan kedua negara terlihat begitu dekat dan hangat. Berikut ini kami rangkumkan beberapa cerita dari kunjungan luar negeri Jokowi ke Korea Selatan.

Diterima dan disambut di Istana Changdeok

Jokowi dan Iriana diterima Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dan iostri, Kim Jung-Sook, di Changdeok Palace, Senin (10/9/2018). Kedatangan Jokowi beserta Iriana sebagai tamu negara disambut oleh tuan rumah, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in beserta istri, Kim Jung-sook di Istana Changdeok.

Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Jokowi menyebutkan istana kuno ini jarang digunakan untuk menerima tamu kenegaraan Korea Selatan. “Tak biasanya Istana Changdeok di Seoul, Korea Selatan, menjadi lokasi penyambutan tamu negara Korea Selatan,” tulis Jokowi pada Senin (10/9/2018).

Istana yang tercatat menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO ini, terletak di sebelah barat istana utama Korea Selatan, Istana Gyeongbok. Sementara itu, tempat yang biasa digunakan Korea Selatan menerima kedatangan tamu kenegaraan adalah di kantor kepresidenan, Cheong Wa Dae atau Blue House.

Diajak blusukan ke kawasan belanja Dongdaemun

Presiden Jokowi diajak blusukan saat kunjungan ke Korea Selatan.(Instagram Jokowi) Seusai jamuan santap malam di Blue House, Senin (10/9/2018), Jokowi dan Iriana diajak Moon Jae-in dan istri untuk mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Dongdaemun.

Jokowi menyebut kawasan ini sebagai Tanah Abang-nya Seoul. Terdapat lebih dari 30.000 kios yang buka di sana.

Di sana, Jokowi melihat-lihat berbagai produk pakaian seperti kemeja, jas, dan blazer. Pada kunjungan Moon Jae-in ke Indonesia, November 2017 lalu, Jokowi megajak Presiden Korea Selatan itu berkunjung ke salah satu pusat perbelanjaan modern di Kota Bogor

Goyang dayung bersama Super Junior

Masih di hari yang sama, Senin (10/9/2108), Presiden Jokowi bertemu dengan Super Junior (Suju) dan dioleh-olehi album ditandatangani secara langsung oleh ke tujuh anggotanya. Di antaranya Yesung, Lee Dong Hae, Siwon, Eun Hyuuk, dan Lee Teuk.

Berdasarkan keterangan yang diunggah oleh akun @mizliahanifa, terdapat dua album fisik yang ditandatangani.

Satu ditandatangani oleh Jokowi dan disimpan oleh Suju. Satu lainnya ditandatangani oleh anggota Suju dan diberikan kepada Jokowi. Selain memberikan album fisik, tujuh anggota boyband yang menjadi bagian dari closing ceremony Asian Games kemarin itu juga minta diajari Goyang Dayung kepada Presiden Jokowi.

Goyang Dayung mengacu pada gerakan refleks Jokowi saat menyaksikan upacara pembukaan Asian Games yang menyerupai gerakan orang mendayung, kemudian viral dan banyak diikuti oleh berbagai kalangan.

Jaket almamater Hankuk University

Salah satu kegiatan dalam rangkaian lawatan ke Korea Selatan, Jokowi diagendakan memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Hankuk University Selasa (11/9/2018) kemarin. Ruangan tempat kuliah umum berlangsung dipenuhi oleh mahasiswa.

Seusai sesi tanya-jawab berakhir, Jokowi diberikan kenang-kenangan berupa jaket almamater universitas tersebut. Jaket yang terdapat bendera Indonesia di bagian lengan kiri itu pun langsung ia kenakan di tempat, menutup jas yang sebelumnya ia kenakan. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...
LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...
MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...