Kamis
20 Agustus 2026 | 5 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

3 Pemenang Desain Ibu Kota Baru Diajak Survei Lapangan

pdip-jatim-juara-1-desain-ibu-kota

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menilai survei lapangan secara langsung oleh pemenang sayembara rancangan tata kota ibu kota baru penting dilakukan. Di antaranya untuk mempertimbangkan penjagaan lingkungan hidup seperti habitat bekantan.

Jokowi mengatakan, survei lapangan diperlukan untuk memastikan rancangan ibu kota telah sesuai rencana lokasi pembangunan prasarana dasar seperti bendungan Sepaku Semoi yang akan dibangun pada 2020, serta jalan dan drainase pada areal seluas 4.000-6.000 hektare.

“Juga mempertimbangkan lingkungan sekitar, seperti habitat bekantan, binatang dilindungi, yang menghuni hutan sekitar Teluk Balikpapan,” demikian unggahan @jokowi dalam media sosial Instagram, Selasa (24/12/2019).

Dia menilai gagasan desain ibu kota negara bertema “Nagara Rimba Nusa” yang telah memenangkan kompetisi itu memiliki karakter kota yang berbeda dengan ibu kota baru negara lain.

Menurut Jokowi, pemerintah akan mengajak juara satu, dua, dan tiga untuk berkunjung ke lokasi ibu kota baru yang terletak di antara Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Hal itu dilakukan untuk penyesuaian dan persiapan penyusunan “detail design” yang rencananya dimulai pada 2020. “Gagasannya tidak hanya baik, tapi juga punya pembeda dengan negara-negara lain,” ujarnya.

Selain itu, dalam unggahan sebelumnya, Jokowi menjelaskan rancangan bertema “Nagara Rimba Nusa” yang didesain oleh Urban+ telah meraih juara 1. Lalu rancangan bertema “The Infinite City” sebagai juara kedua dan tema “Kota Seribu Galur” sebagai juara ketiga.

“Dengan terpilihnya para pemenang sayembara desain ibu kota negara, kita telah memiliki bayangan tentang bagaimana rupa ibu kota kita sekian tahun mendatang. Kita akan memulai suatu pekerjaan besar dan mengawali sejarah yaitu memindahkan ibu kota Negara Republik Indonesia,” jelas Jokowi.

Pemerintah terus mempersiapkan rencana pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur dengan memperhatikan segala aspek termasuk lingkungan hidup, yakni dengan merekomendasikan jalan layang untuk memberikan jalur wilayah jelajah satwa endemik.

Menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, rencana pembangunan ibu kota akan memperhatikan pergerakan satwa endemik di wilayah jelajahnya.

Jika ada akses jalan di kawasan tersebut, pemerintah akan membangun jalan layang atau “under pass” sehingga habitat orangutan atau bekantan tidak terganggu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Gerobak Cinta dan Kebocoran Retribusi Pasar

JEMBER – Komisi B DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggeser anggaran sejumlah program ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...