oleh

3 Desa Terdampak Gempa Terparah Ini Jadi Sasaran Baksos Baguna Kabupaten Malang

-Kabar Cabang-190 kali dibaca

MALANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang kembali turunkan tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) ke beberapa lokasi korban bencana, Sabtu (17/4/2021). Tim Baguna PDI Perjuangan Kabupaten Malang juga memberikan bantuan paket sembako pada korban gempa.

Pemberian paket sembako ini dilakukan di 3 wilayah terdampak gempa cukup parah. Yakni Desa Jogomulyan, Desa Sumber Tangkil dan Desa Pujiharjo, semua di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Paket sembako yang dibagikan berupa beras kemasan 5 kilogram dengan total ada 1.000 paket atau 5 ton beras. Bantuan ini diberikan langsung kepada korban gempa, baik yang rumahnya mengalami rusak ringan, sedang maupun berat.

Kepala Baguna PDI Perjuangan Kabupaten Malang Abdul Qodir mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan empati Partai kepada masyarakat.

Sebagai partai yang lahir dari rakyat, terang Abdul Qodir, PDI Perjuangan turut merasakan apa yang dirasakan masyarakat.

“Hari ini kami datang ke lokasi untuk gotong royong membersihkan puing-puing reruntuhan, yang insya Allah Partai juga akan membantu membangun rumah sementara buat warga. Selain kerja bakti, kami juga memberikan bantuan paket sembako pada masyarakat yang terdampak gempa,” kata Abdul Qodir.

Selain memberikan bantuan berupa paket sembako, puluhan kader PDI Perjuangan juga melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing reruntuhan. Bakti sosial (baksos) ini dilakukan di rumah korban gempa yang mengalami rusak berat.

“Meski tak seberapa, partai berharap ini dapat meringankan beban mereka,” terang pria yang akrab disapa Cak Adenk ini.

Senada dengan Abdul Qodir, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Darmadi mengungkapkan, kerja bakti ini sebagai wujud simpati kader Banteng setempat.

Menurutnya, kader Banteng harus bisa terjun langsung saat masyarakat mengalami kesusahan. “Kami sebagai kader PDI Perjuangan harus bisa merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat,” ujar Darmadi.

Gempa berkekuatan 6,1 skala richter yang melanda Kabupaten Malang, berdampak di 22 dari 33 kecamatan. Hampir 4.000 bangunan mengalami kerusakan dan 3 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut. (ace/pr)

Komentar