Minggu
01 November 2026 | 5 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

22.000 Hektar Sawah di Ngawi Pakai Pupuk Organik, Akhir 2025 Ditarget 25.000

IMG-20250811-WA0009_copy_771x531

NGAWI – Peralihan petani Ngawi menuju sistem pertanian ramah lingkungan berkelanjutan (PRLB) terus menunjukkan tren positif. Luasan lahan yang menerapkan sistem ini meningkat dari tahun ke tahun.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menargetkan, pada 2025 luas PRLB mencapai 25 ribu hektar atau setengah dari total lahan baku sawah di Ngawi yang sekitar 50 ribu hektar.

“Secara bertahap kami ingin luasan PRLB mencapai setengah dari lahan baku sawah pada 2025 ini,” ujar Bupati Ony, Senin (11/8/2025).

Hingga pertengahan tahun ini, PRLB di Ngawi sudah mencakup 22 ribu hektar yang tersebar di berbagai wilayah. Pelaksanaan PRLB mengacu pada pembatasan penggunaan pupuk kimia sintetis.

Yakni, maksimal 200 kilogram per hektar, sementara kebutuhan pupuk dasar lainnya dipenuhi dengan pupuk organik yang lebih ramah lingkungan.

“Ini sesuai kaidah awal revolusi hijau yang membatasi pupuk kimia tidak lebih dari 200 kilogram per hektar. Sekarang kita kembalikan ke aturan itu,” jelasnya.

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut berharap luasan PRLB terus bertambah setiap tahun. Ia menargetkan seluruh lahan baku sawah di Ngawi dapat menerapkan sistem ini di masa kepemimpinannya.

Terkait pengendalian hama, khususnya tikus, Bupati Ony mendorong petani menggunakan metode ramah lingkungan, menggantikan alat jebakan yang berisiko tinggi.

“Penanggulangan dilakukan secara bertahap, misalnya dengan gropyokan dan metode lainnya,” katanya.

Menurut Bupati Ony, pendekatan organik terbukti efektif mengurangi serangan tikus. Contohnya di wilayah Ngawi timur, petani berhasil menekan populasi hama dengan memanfaatkan mikroorganisme lokal sebagai pupuk tanaman.

“Tanaman padi yang terlalu banyak diberi pupuk kimia membuat batangnya manis dan disukai tikus. Jika memakai pupuk organik, batang padi hambar sehingga tikus tidak tertarik,” ujarnya. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...