Kamis
17 September 2026 | 8 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

1.000 Tumpeng untuk Kenduri Haul Bung Karno

pdip-jatim-haul-bung-karno-2016

pdip-jatim-haul-bung-karno-2016BLITAR – Haul Bung Karno ke-46 kembali digelar Pemerintah Kota Blitar, Senin (20/6/2016). Peringatan meninggalnya sang proklamator kemerdekaan sekaligus Presiden pertama RI itu di antaranya dilakukan dengan kenduri 1.000 tumpeng.

Kenduri sekaligus buka puasa bersama digelar di sepanjang Jalan Ir Sukarno hingga Jalan Jendral Sudirman mengarah ke Jalan Sultan Agung sampai di pelataran Istana Gebang, Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan.

Sebelum selamatan 1.000 tumpeng dimulai, acara yang dipimpin langsung Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar diawali dengan ziarah ke makam Bung Karno. Tepat Pukul 16.00 WIB, kenduri 1.000 tumpeng yang dipimpin Ketua MUI Kota Blitar Drs Subakhir, dimulai dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan tahlil dan diikuti ribuan peserta kenduri.

“1.000 tumpeng ini adalah wujud rasa syukur sekaligus doa bagi sang Proklamator bangsa Indonesia, Ir Soekarno,” kata Samanhudi, di sela acara.

Wali kota yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar ini berharap, haul Bung Karno yang kali ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, bisa membuat masyarakat Indonesia senantiasa mengingat segala perjuangan dan pemikiran Soekarno terhadap bangsa dan negara.

“Nilai-nilai Pancasila yang digali Bung Karno pada 1 Juni 1945, sudah seharusnya dipahami menjadi simbol toleransi antar hubungan sesama umat beragama,” ucap Samanhudi.

Menjelang puncak haul, di pelataran makam Bung Karno digelar acara Semaan Alquran dan manaqib bersama. Kegiatan ini juga diisi doa lintas agama diikuti ratusan peserta.

Panitia peringatan haul Bung Karno, Gigih Mardana, mengemukakan, dalam haul ini memang sengaja melibatkan berbagai macam pemeluk agama. Mereka ikut mendoakan Bung Karno sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

“Bung Karno ini adalah bapak bangsa dan dimiliki semua golongan. Untuk itu, kami beri kesempatan ke seluruhnya untuk mendoakannya,” jelas Gigih.

Doa lintas agama ini, tamvag dia, juga sebagai bentuk kebersamaan. Bung Karno merupakan bapak bangsa dan proklamator, sehingga tidak membeda-bedakan antarumat beragama.

Meski ada acara haul, lokasi makam Bung Karno tidak ditutup untuk umum. Masyarakat yang ingin ziarah ke makam bisa leluasa untuk ziarah. Mereka pun juga dengan khusyuk mendoakan almarhum Bung Karno. (ven)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Magetan Datangi Posko Penanganan Kebakaran Lereng Gunung Lawu, Suppport Petugas Pemadam Api

​MAGETAN — Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menyambangi Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ...
LEGISLATIF

Fery Sudarsono Ikut Pasang Paving Bersama Warga Desa Bener

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono tak sekadar datang melihat kerja bakti. Ia ikut turun langsung ...
SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh Pimpin PA GMNI Kabupaten Malang, Komitmen Kawal Nasib Kaum Marhaen  

MALANG – Tantri Bararoh resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional ...