Minggu
01 November 2026 | 11 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

1.000 Tumpeng untuk Kenduri Haul Bung Karno

pdip-jatim-haul-bung-karno-2016

pdip-jatim-haul-bung-karno-2016BLITAR – Haul Bung Karno ke-46 kembali digelar Pemerintah Kota Blitar, Senin (20/6/2016). Peringatan meninggalnya sang proklamator kemerdekaan sekaligus Presiden pertama RI itu di antaranya dilakukan dengan kenduri 1.000 tumpeng.

Kenduri sekaligus buka puasa bersama digelar di sepanjang Jalan Ir Sukarno hingga Jalan Jendral Sudirman mengarah ke Jalan Sultan Agung sampai di pelataran Istana Gebang, Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan.

Sebelum selamatan 1.000 tumpeng dimulai, acara yang dipimpin langsung Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar diawali dengan ziarah ke makam Bung Karno. Tepat Pukul 16.00 WIB, kenduri 1.000 tumpeng yang dipimpin Ketua MUI Kota Blitar Drs Subakhir, dimulai dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan tahlil dan diikuti ribuan peserta kenduri.

“1.000 tumpeng ini adalah wujud rasa syukur sekaligus doa bagi sang Proklamator bangsa Indonesia, Ir Soekarno,” kata Samanhudi, di sela acara.

Wali kota yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar ini berharap, haul Bung Karno yang kali ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, bisa membuat masyarakat Indonesia senantiasa mengingat segala perjuangan dan pemikiran Soekarno terhadap bangsa dan negara.

“Nilai-nilai Pancasila yang digali Bung Karno pada 1 Juni 1945, sudah seharusnya dipahami menjadi simbol toleransi antar hubungan sesama umat beragama,” ucap Samanhudi.

Menjelang puncak haul, di pelataran makam Bung Karno digelar acara Semaan Alquran dan manaqib bersama. Kegiatan ini juga diisi doa lintas agama diikuti ratusan peserta.

Panitia peringatan haul Bung Karno, Gigih Mardana, mengemukakan, dalam haul ini memang sengaja melibatkan berbagai macam pemeluk agama. Mereka ikut mendoakan Bung Karno sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

“Bung Karno ini adalah bapak bangsa dan dimiliki semua golongan. Untuk itu, kami beri kesempatan ke seluruhnya untuk mendoakannya,” jelas Gigih.

Doa lintas agama ini, tamvag dia, juga sebagai bentuk kebersamaan. Bung Karno merupakan bapak bangsa dan proklamator, sehingga tidak membeda-bedakan antarumat beragama.

Meski ada acara haul, lokasi makam Bung Karno tidak ditutup untuk umum. Masyarakat yang ingin ziarah ke makam bisa leluasa untuk ziarah. Mereka pun juga dengan khusyuk mendoakan almarhum Bung Karno. (ven)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...