Kereta Gantung Wisata Batu Direalisasikan 2016

ilustrasi-kereta-gantungBATU – Wali Kota Eddy Rumpoko mengatakan, kereta gantung bakal mulai direalisasikan di Kota Batu tahun ini. Pembangunan kereta gantung wisata mulai dilakukan setelah selesainya kelayakan proyek.

Pembangunan kereta gantung dengan rute sepanjang 3 kilometer itu, kata Eddy Rumpoko, diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp 150 miliar. Hanya, sampai sekarang belum ditentukan skema pembiayaannya.

Menurutnya, ada tiga pilihan skema pembiayaan proyek kereta gantung itu. Yakni pembiayaan murni swasta, kerja sama swasta dan pemerintah, atau murni pemerintah.

“Ini yang masih terus kami lakukan kajian lebih dalam,” kata Eddy Rumpoko, kemarin.

Wali kota yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang ini mengakui, pihaknya dalam pembangunan kereta gantung wisata itu sendiri juga harus menentukan investornya bila akan menyerahkan pembangunan ke swasta.

Baik itu investor dari luar negeri atau dalam negeri yang kini mulai banyak melirik proyek tersebut. Namun yang pasti, pihaknya akan memilih investor dalam negeri atau investor lokal kota Batu kalau memang mampu.

Pria yang akrab disapa ER ini menambahkan, angkutan kereta gantung di Kota Batu nantinya bukanlah sebagai alat transportasi sebagaimana umumnya. Namun akan menjadi angkutan wisata yang terhubung dengan obyek-obyek wisata di Kota Batu.

Dengan demikian wisatawan bisa menikmati keindahan wisata Kota Batu dari udara. Hanya saja, mengingat kereta gantung sebagai angkutan wisata maka tarif dipastikan akan disesuaikan. Artinya, tarif kereta gantung nantinya bukan tarif angkutan umum.

“Soal tarif, bisa dipikir belakangan. Sekarang proyeknya dulu bagaimana,” tandas Eddy Rumpoko.

Dalam pembangunan kereta gantung, lanjut ER, pihaknya menginginkan tidak lewat di atas pemukiman warga. Karena bila melewati pemukiman warga, dipastikan akan menimbulkan dampak-dampak sosial yang terjadi di masyarakat.

Meski demikian, rute dari kereta gantung tersebut harus tetap menarik untuk bisa dinikmati wisatawan. Dengan demikian, keberadaannya akan bisa sesuai target yang diharapkan dan mampu menjadi daya tarik, serta jadi ikon tambahan bagi Kota Wisata Batu.

“Karena itu, kami akan melakukan pertimbangan paling tepat untuk pembangunan kereta gantung wisata itu. Agar pembangunannya tidak sia-sia dan sesuai dengan program yang kami harapkan,” harap ER. (goek/*)