Senin
16 Februari 2026 | 6 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Covid-19, Rekomendasi Paslon PDIP Dibahas Lewat Teleconference

pdip-jatim-kusnadi-soal-rekom-teleconference

SURABAYA – PDI Perjuangan menggunakan media teleconference untuk pembahasan rekomendasi pasangan calon (paslon) kepala daerah dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Hal ini untuk mematuhi imbauan social distancing yang diserukan pemerintah terkait upaya pencegahan penularan virus Corona (Covid-19)

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, dengan penggunaan teleconference ini pembahasan rekomendasi juga menjadi semakin terbuka.

“Jadi untuk pengerucutan dan pembahasannya tidak harus lagi ke Jakarta tapi cukup dengan teleconference. Ini menjadi lebih terbuka karena bisa dilihat bersama-sama,” jelas Kusnadi kepada wartawan di kantor DPD PDIP Jatim, Jalan Kendangsari Industri 57 Surabaya, Senin (23/3/2020).

Kusnadi mengatakan, biasanya untuk pembahasan rekomendasi terutama pengerucutan bakal pasangan calon kepala daerah, hanya ada tiga orang yang akan dipanggil DPP PDI Perjuangan. Yakni Ketua dan Sekretaris, serta Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD.

“Tapi kalau dengan teleconference semua bisa terbuka dan mendengar bahkan bisa menyampaikan saran. Ini menjadi lebih bagus sehingga tidak terjadi prasangka-prasangka,” ujar pria yang juga menjabat Ketua DPRD Provinsi Jatim ini.

Selain dengan DPP, metode teleconference ataupun juga menggunakan media komunikasi yang lain akan digunakan DPD PDIP Jatim untuk melakukan konsolidasi hingga ke tingkat bawah.

“Ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman baik kepada masyarakat maupun untuk struktur partai. Jadi konsolidasi dan kegiatan partai ini tetap bisa berjalan dengan baik walaupun ada wabah Corona ini,” terang Kusnadi.

Kusnadi menambahkan, DPP melalui Badan Pemenangan Pemilu sedianya menargetkan rekomendasi seluruh bakal calon harus sudah turun enam bulan sebelum pencoblosan.

Pasalnya, dari rentang waktu tersebut dinilai efektif bagi pasangan calon yang diusung untuk melakukan sosialisasi. “Terlebih melihat perkembangan dan dinamika di lapangan,” ujar Kusnadi.

Dalam menghadapi Pilkada 2020, rekomendasi pasangan calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan 19 kabupaten/kota di Jawa Timur baru turun di tiga daerah yaitu Ngawi, Malang, dan Sumenep.

Sedangkan untuk 16 daerah lainnya yang menyelenggarakan Pilkada, termasuk Surabaya rekomendasi akan turun di gelombang berikutnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

PEREMPUAN

Novita Hardini Dorong KWT Jadi Pioner Pengolahan Limbah Organik di Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, semakin intens menggalakkan program Perempuan Sarinah ...
LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Magetan, Diana AV Sasa Ajak Pemuda Aktif Suarakan Gagasan dan Melek Politik

MAGETAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana A.V. Sasa, menggelar kegiatan serap aspirasi bersama pemuda dan ...
KRONIK

Doa Megawati saat Umrah: Bersyukur Nama Baik Bung Karno Telah Dipulihkan

MAKKAH – Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendoakan ayahnya, ...
LEGISLATIF

Rumah Lansia di Sirigan Nyaris Roboh Diterjang Banjir, Mas Prih Turun Tangan Tinjau Lokasi

NGAWI – Dampak banjir luapan yang menerjang wilayah Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi pada Sabtu ...
LEGISLATIF

UMKM, Digitalisasi hingga Tenaga Kerja Jadi Fokus 12 Raperda Prioritas Jatim 2026

SURABAYA – DPRD Jawa Timur menargetkan pembahasan 12 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Program Pembentukan ...
KABAR CABANG

Terima SK DPC 2025–2030, Yudi Meira Tegaskan Konsolidasi dan Regenerasi Kader di Kota Blitar

BLITAR – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, menghadiri rapat koordinasi dan konsolidasi Dewan ...