Sabtu
05 September 2026 | 2 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wujudkan Ketahanan Pangan, Bupati Malang Canangkan Gema Tandan Desa

pdip-jatim-250116-gema-tandan-desa

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi turut gencar mendorong ketahanan pangan nasional yang dimulai dari desa swasembada pangan. Upaya itu terwujud dari pencanangan Gerakan Menanam Tanaman Pangan di Desa atau disebut Gema Tandan Desa.

Pencanangan itu dimulai di Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang pada Rabu (15/1/2025) tepat di Hari Desa Nasional 2025. Gema Tandan Desa diawali dengan menanam bibit tanaman cabai, kentang, jagung, singkong, palawija, maupun tanaman lainnya.

Sanusi berharap momen ini dimaknai sebagai semangat baru untuk memperkuat peran desa sekaligus menjadikan desa sebagai subyek pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pusat pertumbuhan dan kebudayaan daerah.

Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia, kata Sanusi, dia akan mendorong program swasembada pangan dari lingkup terkecil, di desa.

“Harapannya, desa-desa mampu memproduksi pangan yang beraneka ragam di wilayahnya sendiri, dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, manusia, sosial, ekonomi, dan kearifan lokal,” terang Sanusi.

Bicara tentang pemenuhan kebutuhan pangan, Sanusi menegaskan jika Kabupaten Malang yang secara administratif terdiri dari 33 kecamatan, 378 desa, dan 12 kelurahan dikaruniai sumber daya alam yang beragam di berbagai sektor.

Ini membawa dampak selama beberapa tahun terakhir. Berbagai produk pangan menurutnya telah mencapai surplus.

Selain tak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Malang saja, bahkan mampu menjadi penyokong kebutuhan beras dan sejumlah produk pangan di Jawa Timur.

“Keberhasilan ini tak lepas dari peran masyarakat desa, baik di sektor pertanian, peternakan, perikanan, maupun sektor lainnya. Di sinilah pentingnya kita mulai membangun ketahanan pangan dari desa,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap kegiatan tersebut tak hanya jadi sekadar seremonial semata, tapi dapat dimonitor dan dievaluasi secara berkelanjutan terkait efektivitas dan kemanfaatannya.

Dengan begitu, pembangunan ini juga meliputi pembangunan kesadaran masyarakat baik sebagai subjek pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pusat pertumbuhan ekonomi dan juga kebudayaan lokal yang ada di desa.

“Saya harap kita dapat menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk bergotong royong membangun kemandirian desa, guna menjadikan Kabupaten Malang sebagai lumbung pangan dan barometer pertanian di tingkat nasional,” harapnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...