Minggu
14 Juni 2026 | 12 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Widarto Usulkan Tenaga Honorer Jember yang Tak Lolos Seleksi PPPK, Menjadi P3K Paruh Waktu

pdip-jatim-250217-widarto-1

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, S.S mengusulkan, pegawai honorer yang tidak lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2024, menjadi P3K paruh waktu. Dasar pengangkatan mereka disesuaikan dengan Peraturan Menpan RB nomor 16 tahun 2025 tentang P3K paruh waktu.

“Kami mendorong pemerintah untuk mengajukan tenaga honorer yang sudah masuk data base Badan Kepegawaian Negara (BKN), untuk diajukan menjadi PPPK paruh waktu,” kata Widarto, di ruang kerjanya, Senin (14/7/2025).

Meskipun pengangkatan P3K paruh waktu itu sudah disolusikan, sambung Widarto, bukan berarti masalah lain tidak muncul.

Misalnya problem tanaga honorer yang sudah lama mengabdi, namun tidak masuk data base BKN. Otomatis mereka juga akan minta hak yang sama untuk diangkat.

“Dan kami berharap mereka juga bisa diusulkan P3K paruh waktu,” sambungnya.

Pasca pengumuman seleksi PPPK tahun 2024, ribuan pegawai honorer atau non ASN yang tidak lolos belum ada kejelasan nasibnya.

Sebab, sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), ASN hanya ada 2 yakni PNS dan PPPK. Karena itu, ribuan tenaga honorer ini mempertanyakan kejelasan nasibnya.

Sebagaimana diketahui, sekitar 8.500 tenaga non ASN di lingkungan Pemkab Jember belum jelas nasibnya, namun mereka masih tetap bekerja seperti biasa.

Kelompok pertama sekitar 5.000 sudah tercatat dalam database BKN. Kelompok kedua sekitar 3.500 orang, belum masuk dalam database BKN dan sering disebut sebagai kategori R4.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember, Sukowinarno, Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, secara tegas melarang instansi pemerintah mengangkat atau menggaji pegawai non-ASN secara langsung.

Hal itu terjadi lantaran persoalan utama terletak pada terbatasnya formasi dalam rekrutmen PPPK 2024 tahap kedua.

Jumlah formasi yang disediakan belum mampu mengakomodasi seluruh tenaga honorer yang selama ini aktif bekerja di berbagai sektor pemerintahan. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses, Warga Ngariboyo Magetan Usul Pelebaran Jalan Hingga Peralatan Pesta

MAGETAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan, ...
KABAR CABANG

Ziarah Bung Karno dan Peresmian Hasil Renovasi Istana Gebang, Banteng Blitar Siapkan Penyambutan Megawati

BLITAR – Menjelang kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke Blitar pada 14-15 Juni 2026, DPC ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Surabaya Siapkan Kader Gen Z Hadapi Era Politik Digital

DPC PDI Perjuangan Surabaya menggelar Pelatihan Komunikasi Politik Kader Gen Z dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KABAR CABANG

231 Pengurus PAC Se-Lumajang Dilantik, Komposisi Kader Gen Z dan Perempuan Capai 78 Persen

LUMAJANG – DPC PDI Perjuangan Lumajang menggelar proses pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan ...
HEADLINE

Puncak Bulan Bung Karno 2026, Megawati Resmikan Hasil Renovasi Istana Gebang di Blitar

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dijadwalkan meresmikan hasil renovasi Istana Gebang di Blitar pada ...
KABAR CABANG

Warga Sumberbiru Berterima Kasih, PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih Saat Kemarau

Warga Dusun Sumberbiru, Bondowoso, menyampaikan terima kasih atas bantuan air bersih dan sembako dari DPC PDI ...