Rabu
17 Juni 2026 | 8 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Waspadai Kanker Serviks dan Payudara, Mbak Nia Ajak Perempuan Hidup Sehat

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-Fauzi-23052023

SUMENEP – Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, melakukan penyuluhan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim (Serviks) dan Payudara bagi kader PKK se- Kecamatan Kalianget di Aula Kantor Kecamatan Kalianget, Senin (22/5/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Nia, panggilan akrabnya, mengajak seluruh perempuan yang hadir dalam penyuluhan untuk mewaspadai penyakit berbahaya tersebut. Menurutnya, meski dua penyakit itu tidak menular, dampaknya sangat fatal, bahkan bisa merenggut nyawa seseorang.

“Kanker leher rahim dan payudara ini disebut-sebut penyebab terbesar kasus kematian terbanyak yang dialami oleh perempuan Indonesia,” ujarnya.

Sebab itu, Mbak Nia mewanti-wanti kepada peserta, terlebih perempuan di Kabupaten Sumenep untuk rajin berkonsultasi kepada tenaga kesehatan sebagai upaya deteksi dini.

“Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur pada 2019 lalu, kanker leher rahim dan payudara mendominasi kasus kanker di Jatim. Angka penderita kanker leher rahim mencapai 13.078 kasus, sementara kanker payudara mencapai 12.186 kasus,” jelasnya.

Tingginya angka kasus kanker tersebut harus menjadi peringatan dan kewaspadaan semua pihak. Jangan sampai bersikap acuh dan teledor.

“Lebih baik mencegah daripada mengobati. Karena kalau sudah terjangkit penyakit tersebut, maka sulit untuk disembuhkan,” tuturnya.

Karena itu, politisi PDI Perjuangan ini mengajak seluruh masyarakat terutama kaum perempuan, agar berkomitmen dalam pencegahan dan penanggulangan kanker leher rahim dan payudara. Caranya, melalui peningkatan edukasi, deteksi dini, dan menjaga pola hidup sehat.

“Untuk mengoptimalkan upaya pencegahan dan pengendalian kanker di Kabupaten Sumenep, perlu adanya upaya massif yang dilakukan oleh semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri, kata Mbak Nia, terus berupaya agar kesehatan masyarakat semakin membaik. Salah satunya dengan menerapkan program universal health coverage (UHC). Program tersebut, merupakan sistem penjaminan kesehatan dalam rangka memastikan semua penduduk mendapatkan layanan kesehatan dengan baik.

“Dengan diterapkannya program UHC, masyarakat yang hendak berobat bisa langsung datang ke puskesmas atau rumah sakit dengan hanya menyerahkan KTP,” katanya.

Mbak Nia juga meminta para tenaga kesehatan mendedikasikan dirinya untuk terus bergotong royong dalam membangun sektor kesehatan masyarakat.

“Saya minta kepada seluruh tenaga kesehatan untuk terus berperan aktif dan betul betul memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam mengatasi masalah kanker,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Raperda Disabilitas Jadi Instrumen Nyata Pemenuhan Hak Warga

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan Raperda Disabilitas harus menjadi instrumen perubahan sosial yang ...
KRONIK

Binti Luklukah PDIP Salurkan Bantuan untuk Yayasan Lansia dan ODGJ

TULUNGAGUNG – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung, Binti Luklukah menyalurkan bantuan kepada yayasan lansia ...
KRONIK

Koperasi Mega Bhakti PDIP Jatim Luncurkan Red Corner, Ruang Kreatif untuk Desainer Muda dan UMKM

Koperasi Mega Bhakti DPD PDI Perjuangan Jawa Timur meluncurkan Red Corner sebagai ruang kreatif bagi desainer muda, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Desak Pemkab Malang Beralih ke Sistem Digital untuk Optimalkan Pendapatan Daerah

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir mendorong percepatan digitalisasi pengelolaan ...