Minggu
14 Juni 2026 | 1 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Menilai Masih Sangat Minim, MuRah Siap Naikkan Insentif RT/RW dan BPD se-Jombang

pdip-jatim-240929-murah-1

JOMBANG – Pasangan Bacabup dan Bacawabup Jombang Mundjidah Wahab-Sumrambah (MuRah) siap menaikkan insentif untuk RT/RW dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masing-masing Rp 200 ribu dan Rp 500 ribu per-bulan.

“Insentif langsung diberikan masing-masing Rp 200 ribu perbulan untuk RT-RW dan Rp 500 ribu untuk BPD, sesuai permintaan rekan-rekan,” ungkap Sumrambah di Jombang, Sabtu (28/9/2024).

Komitmen itu dia sampaikan usai blusukan dan melakukan dialog bersama warga desa dan tokoh masyarakat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Jombang.

Seperti saat dialog dengan warga Wesa Watudakon, Kecamatan Kesamben, dia menerima keluhan bernada protes dari masyarakat.

Baca juga: Blusukan ke Desa-Desa, Sumrambah Janjikan Jaminan Kesehatan 100 Persen Merata

Yakni terkait besaran dana insentif kepada masing-masing RT dan RW di Jombang yang dinilai masih sangat minim. Yakni Rp 900 ribu per tahun.

Namun dalam praktiknya, masing-masing pemerintah desa alokasinya begitu beragam, disesuaikan dengan kemampuan masing-masing desa.

Dana insentif tersebut dialokasikan pada 2 pos, yakni dana operasional sebesar Rp 600 ribu dan Rp 300 ribu untuk penanganan sampah tingkat rumah tangga.

Sumrambah menambahkan, dana tersebut nantinya akan didorong melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sesuai program unggulan pasangan Mundjidah-Sumrambah, yakni Rp 3 miliar tiap desa untuk penguatan pembangunan desa berdasarkan perencanaan pembangunan partisipatif.

Diketahui, kisaran APBDes di Kabupaten Jombang berkisar Rp 800 juta-1.1 miliar per-tahunnya. Angka tersebut dinilai masih bisa untuk ditingkatkan, tergantung pada produktivitas desa.

“Saya sampaikan kepada ibu (Mundjidah), Bu kita ini sudah sama-sama berumur, kalau sudah begini ayo kembali kita goreskan sejarah baik untuk Kabupaten Jombang di 5 tahun mendatang,” ungkap Sumrambah.

Keduanya juga berkomitmen untuk membagi tugas, sementara Mundjidah bergerak di bidang-bidang non-lapangan, Sumrambah diberikan tugas untuk memimpin sektor lapangan.

Selain insentif RT/RW dan BPD, paslon Murah juga menyiapkan dana operasional pertanian untuk golongan tani.

“Jadi, itu nanti yang akan kami kerjakan manakala dipercaya kembali memimpin Kabpuaten Jombang,” pungkasnya. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Usulkan Percepatan Proyek Jembatan Kaliombo I agar Tak Ganggu Aktivitas Warga

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengusulkan percepatan proyek revitalisasi Jembatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siap Copot Kepala Dinas Jika Ada Kelalaian Proyek yang Tewaskan Warga

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendatangi rumah duka korban kecelakaan di kawasan proyek saluran air Margorejo. Eri ...
KRONIK

PDIP Jatim Dorong Duet Indah-Yudha Tetap Dipertahankan Pimpin Lumajang

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menilai hubungan eksekutif dan legislatif di Kabupaten ...
KABAR CABANG

Ketika Musik, Tari, dan Semangat Bung Karno Menyatu di Lereng Semeru

Kolaborasi musik dan tari membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di Glagah Arum. Jingle Menang ...
LEGISLATIF

Widarto Soroti Aksi Petani Bagikan Timun Gratis, Desak Pemkab Jember Benahi Tata Kelola Pertanian

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto merespons aksi petani yang membagikan timun gratis akibat harga anjlok hingga Rp500 ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Respons Aspirasi Pelaku Budaya, Dorong Penguatan Legalitas DKD Kota Kediri

Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid merespons aspirasi pelaku budaya terkait legalitas Dewan Kebudayaan ...