Rabu
06 Mei 2026 | 5 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Madiun Keluhkan Program Bantuan Tidak Tepat Sasaran, Ganjar Pranowo: Solusinya KTP Sakti!

pdip-jatim-240118-gp-mediun-4

MADIUN – Suara emak-emak warga Madiun terdengar keras saat mereka menyampaikan keluhan kepada Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, terkait program bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran.

Harapan muncul ketika Ganjar Pranowo menegaskan siap mengatasi permasalahan tersebut dan memperbaiki sistem penyaluran bantuan jika terpilih menjadi presiden.

Gina (60), seorang warga Madiun, dengan tegas menyuarakan kekecewaannya terhadap ketidaktepatan penyaluran bantuan.

“Pak, bantuan banyak yang tidak tepat sasaran. Saya tidak dapat bantuan, justru tetangga saya yang kaya-kaya dapat,” ungkap Gina, dalam acara Konsolidasi Akbar Relawan Ganjar-Mahfud di halaman Radio Madya FM Madiun, Kamis (18/1/2024).

Konsolidasi relawan itu dihadiri Ganjar Pranowo, yang pada hari ini melakukan kampanye Pilpres 2024 di wilayah Jawa Timur. Dalam rangkaian kampanyenya, Ganjar menyambangi Ngawi, Madiun, dan Magetan.

Gina juga mengungkapkan bahwa upayanya mengajukan bantuan ke RT/RW dan kelurahan tempat tinggalnya tidak membuahkan hasil hingga saat ini.

Dia mendesak Ganjar Pranowo untuk memperbaiki sistem penyaluran bantuan agar lebih tepat sasaran, terutama untuk masyarakat kecil.

Ganjar Pranowo, yang mendengarkan keluhan dengan cermat, mengakui bahwa masalah bantuan yang tidak tepat sasaran seringkali menjadi keluhan di berbagai tempat yang dikunjunginya.

“Maka inilah yang mesti dibereskan. Saya siap membereskan karena salah satu program prioritas kami adalah membenahi data dan merealisasikan satu data Indonesia,” ujarnya.

Untuk mengatasi permasalahan pendataan yang tidak benar, Ganjar Pranowo menjelaskan program KTP Sakti (Satu Kartu Terpadu Indonesia). Program ini memperbaiki data dengan melibatkan RT, RW, dan kepala desa untuk memastikan setiap bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

KTP Sakti menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) sebagai dasar pendataan, sehingga semua data masyarakat dapat terpantau dengan lebih akurat.

“Kita libatkan RT, RW, dan kepala desa untuk perbaikan data itu. Kalau datanya benar, maka semua program pemerintah bisa tepat sasaran. Kalau datanya tidak benar, ya seperti yang dikeluhkan hari ini, bahwa yang menerima justru yang kaya,” ujarnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Gresik Minta SPMB Berlangsung Adil, Begini Proporsi Kuota-nya

​GRESIK — Pemerintah Kabupaten Gresik mulai memperketat pintu masuk sistem pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027. ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Resmi Jadi Ketua DPRD Surabaya, PDIP Pastikan Struktur Pimpinan dan Banggar Lengkap

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya pada Rabu (6/5/2026), PDIP pastikan struktur pimpinan ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Soroti Pergeseran Anggaran Dinkes, Transparansi Jadi Kunci

DPRD Jember soroti pergeseran anggaran Dinas Kesehatan, dorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan APBD. ...
KRONIK

Sampaikan Belasungkawa, Kanang Takziah ke Rumah Duka Korban Kecelakaan Kereta Bekasi

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, menyampaikan belasungkawa dengan bertakziah ke ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Buka Hotline “Lapor Cak Eri”, Warga Bisa Adukan Masalah Langsung via WhatsApp

Eri Cahyadi buka hotline “Lapor Cak Eri” via WhatsApp untuk aduan warga, guna mempercepat layanan dan evaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti Ketimpangan Kinerja BUMD, Bank Jatim Dominasi Kontribusi PAD

Fraksi PDIP DPRD Jatim soroti ketimpangan kinerja BUMD, Bank Jatim dominasi kontribusi dividen hingga 86 persen. ...