Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Kota Pasuruan Mengadu kepada Risma, Soal Tarikan Rp 2,5 Juta di SMAN hingga Uang Infak di Aliyah

IMG-20241108-WA0052_copy_767x497

KOTA PASURUAN – Calon Gubernur Jawa Timur Tri Rismaharini meresmikan Posko Pemenangan Forum Komunikasi Relawan Resik-Resik Jawa Timur Pasuruan Raya, di Jalan Hasanudin, Kecamatan Panggung Rejo, Jumat (8/11/2024).

Warga yang hadir pada acara itu  mengadukan berbagai persoalan kepada Risma. Salah satunya soal jumlah SMA Negeri yang hanya satu dari 5 kecamatan yang ada. Itu pun diubah ke sistem taruna madani.

“Di Bangil hanya ada 1 SMA negeri yang direbut 5 kecamatan, dan kebijakan pejabat yang lama itu menyakitkan sekali, karena SMA direduksi menjadi SMA taruna madani,” ujar salah satu warga.

Dikatakan, bahwa sekolah negeri tersebut sebelumnya diwacanakan seluruhnya berubah menjadi taruna madani yang biaya sekolahnya fantastis sekira Rp 2,5 juta per bulan.

Hingga menuai protes dan demo, barulah diubah menjadi 3 kelas saja yang menerapkan sekolah asrama.

“Kita sempat demo, dan yang membuat kita sakit hati karena sampai kita kirim surat dan demo di kantor Gubernur, kita tidak ditemui oleh ibu gubernur,” lanjutnya.

Kekecewaaan pada pemimpin sebelumnya terus bergulir.

Kali ini Lilyn, warga Desa Sambirejo, Rejoso, Pasuruan yang mengeluhkan wacana sekolah gratis yang nyatanya tak merata untuk madrasah aliyah.

“Masalah sekolah gratis, saya rasakan di Pasuruan juga sekolahnya itu ada juga namanya infak. Negeri yang katanya dibebaskan SPP nya, ini sekolah aliyah,” tuturnya.

Kekecawaan tersebut membuat warga Pasuruan tak lagi mempercayai pejabat. Hanya Risma dan Gus Hans-lah yang menjadi satu-satunya harapan mereka.

“Saya mohon dan mudah-mudahan insya Allah bu risma jadi gubernur, kalau bisa sekolahnya negerinya ditambah di daerah Bangil,” lanjutnya.

Mendengar hal tersebut, Risma pun kaget. Ia tak menyangka persoalan Pasuruan serumit itu.

“Ini kewajiban negara, tidak boleh ada anak tidak mendapat hak pendidikan. Nanti kita lihat yang boarding school harus seperti apa. Kalau ada sekolah taruna harusnya didirikan sekolah baru bukan mengubah yang sudah ada,” ucap Risma.

Ia pun berjanji akan mencarikan solusi terbaik dengan berbagai pertimbangan dan evaluasi dengan pihak terkait.

“Itulah kenapa saya ingin semua anak bangsa, tidak peduli itu miskin atau kaya semua bisa sekolah. Karena itu satu satunya cara agar negara ini maju,” kata mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

“Saya resmikan posko Risma-Gus Hans mudah-mudahan posko ini bisa bermanfaat untuk warga,” pungkasnya.

Sekadar informasi, perjalanan Risma ke posko relawan tak berhenti di situ. Ia melanjutkan kunjungan ke salah satu posko relawan lainnya di Pasuruan dengan program usaha untuk UMKM.

“Tadi begitu saya melihat kerajinan itu saya langsung punya ide. Untuk ibu-ibu, nanti saya ajari buat kue nanti bahannya dari pak Saib, nanti ada chef ngajari ibu ibu buat makanan,” ucapnya di lokasi posko relawan kedua di salah satu wilayah Pasuruan. (nia/jio/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...