Senin
20 Juli 2026 | 4 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Kenjeran Sempat Ricuh, Ashri Minta Aparat Kedepankan Langkah Persuasif

PDIP-Jatim-Ashri-H-13072021

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Ashri Yuanita Haqie, menyayangkan pengusiran petugas gabungan yang hendak melakukan operasi yustisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jl. Raya Bhineka, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya pada Sabtu malam (10/7/2021).

Menurutnya, masyarakat selayaknya mematuhi semua aturan PPKM Darurat. Pemerintah menerapkan PPKM Darurat dengan tujuan untuk menjaga keselamatan seluruh lapisan masyarakat.

“Bersyukur, pihak warga sudah bisa menerima. Karena saat itu mungkin warga kaget, dengan kondisi pandemic, tiba-tiba ada iring-iringan satpol PP kecamatan, dan Polsek. Mungkin nanti dengan pendekatan dan pengertian ke masyarakat insyaallah menjadi lebih baik,” terang Ashri, Selasa (13/7/2021).

Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya ini mengajak masyarakat untuk bisa mensupport semua ketetapan pemerintah dengan protokol kesehatan. Menurutnya, masyarakat harus sadar betapa pentingnya vaksin untuk menunjang herd immunity (kekebalan kelompok, red), sehingga pembatasan tidak berlarut-larut dan kondisi bisa normal kembali.

”Sosialisasi dari pemerintah di semua tingkatan harus dilakukan secara masif, agar seluruh lapisan masyarakat bisa menerima informasi secara baik dan benar. Semoga pandemi segera diatasi,” beber Ashri.

Selain itu, ia juga mengajak aparat yang bertugas penertiban PPKM Darurat ini untuk lebih mengedepankan pendekatan humanis. Artinya, jelas Asri, lebih mengedepankan tindakan persuasif.

“Meski harus menegakkan aturan dengan tegas, namun harus dilakukan dengan cara persuasif. Karena saat ini kondisi masyarakat juga sedang kesulitan dalam mencari nafkah. Apalagi, di PPKM Darurat, jam mencari nafkah mereka dibatasi sehingga dipastikan akan lebih mempersulit kinerja mereka,” jelasnya.

“Terutama yang selama ini mencari nafkah dengan berdagang. Aparat juga harus menyadari, mereka sudah sulit mencari makan buat keluarga,” pungkas Ashri. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Siapkan Kader Muda hingga Gen Z, Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

DPC PDI Perjuangan Jember memperkuat kepengurusan ranting di Sumbersari, Sukowono, dan Ajung dengan merekrut kader ...
KRONIK

Nobar Final Piala Dunia, Bupati Bangkalan Berbaur dengan Masyarakat

BANGKALAN – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Pendopo Agung Bangkalan saat ratusan masyarakat dari ...