Kamis
14 Mei 2026 | 2 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Surabaya Hentikan Sementara Proyek PT WCL, Warga Minta Kepastian dan Komunikasi Terbuka

pdip jatim 260507 komisi C

DPRD Surabaya hentikan sementara proyek PT WCL di Basuki Rahmat hingga izin lengkap dan komunikasi dengan warga tuntas.

SURABAYA — Komisi C DPRD Surabaya memutuskan menghentikan sementara aktivitas proyek pembangunan milik PT Wulandaya Cahaya Lestari (WCL) di Jalan Basuki Rahmat Nomor 165–167 sampai seluruh perizinan dinyatakan lengkap dan komunikasi dengan warga benar-benar tuntas.

Keputusan itu diambil dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang berlangsung di DPRD Surabaya, Selasa (5/5/2026), setelah muncul pro dan kontra dari warga terdampak di kawasan Keputran dan Embong Kaliasin.

Hearing dipimpin politisi PDI Perjuangan yang juga Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, dengan menghadirkan warga, pihak perusahaan, DPRKPP, DLH, Dishub, kecamatan, kelurahan, hingga pengurus RT/RW.

Dalam forum itu, Eri menegaskan DPRD tidak menolak investasi, namun seluruh proses pembangunan wajib mengikuti aturan dan memperhatikan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Surabaya ini kota ramah investasi, harus kita dukung. Tapi investasi wajib sesuai prosedur dan tidak boleh mengorbankan masyarakat,” tegas Eri Irawan.

Hasil hearing menghasilkan tiga poin penting. Salah satunya penghentian sementara seluruh aktivitas proyek hingga seluruh proses perizinan selesai.

Selain itu, pihak kecamatan dan kelurahan diminta memfasilitasi mediasi lanjutan antara PT WCL dengan warga RW I Keputran dan RW VII Embong Kaliasin. DPRKPP juga diminta melakukan pengawasan ketat untuk memastikan penghentian aktivitas benar-benar dijalankan di lapangan.

Di ruang hearing, suara warga terdengar cukup tegas. Mereka mengaku bukan menolak pembangunan, tetapi meminta adanya kepastian komunikasi dan tanggung jawab jika sewaktu-waktu terjadi dampak di lingkungan sekitar.

Perwakilan warga, Winardi, mencontohkan kekhawatiran terkait kendaraan proyek, material bangunan, hingga potensi kerusakan rumah warga yang berhimpitan langsung dengan lokasi pembangunan.

“Misalnya kendaraan molen menyerempet warga atau ada material jatuh ke rumah. Dulu pernah ada kanopi warga pecah karena terdampak proyek,” ujarnya.

Menurutnya, warga hanya ingin ada jalur komunikasi yang jelas serta kepastian tanggung jawab jika terjadi persoalan di lapangan.

Sementara itu, Legal Konsultan PT WCL, Neira Maharani, menegaskan bahwa aktivitas di lokasi saat ini belum memasuki tahap konstruksi bangunan utama.

Ia menyebut kegiatan yang terlihat masih berupa pile test atau uji beban tiang pancang untuk memastikan keamanan struktur. “Kami tegaskan belum ada konstruksi bangunan, masih tahap pile test,” jelasnya.

Neira memastikan pihak perusahaan tetap berkomitmen mengikuti seluruh tahapan perizinan dan membuka ruang komunikasi dengan warga. “Kami menghargai aspirasi warga dan terus berkoordinasi dengan kelurahan maupun RT/RW,” katanya.

Menurut pihak perusahaan, dinamika yang berkembang di lapangan lebih banyak dipicu persoalan miskomunikasi. Karena itu, PT WCL menyambut baik rencana mediasi lanjutan yang akan difasilitasi pihak kecamatan agar tercipta kesepahaman bersama.

Camat Genteng, Jefry, memastikan pihaknya segera menindaklanjuti hasil hearing tersebut. “Kami akan fasilitasi pertemuan lanjutan antara warga dan pihak perusahaan agar ada solusi bersama,” ujarnya.

Bagi Komisi C DPRD Surabaya, persoalan ini bukan sekadar soal pembangunan gedung, melainkan bagaimana investasi tetap berjalan tanpa mengabaikan hak dan rasa aman masyarakat sekitar.

Di tengah geliat pembangunan kota, DPRD mencoba menjaga keseimbangan antara kepentingan investasi dan perlindungan warga yang hidup berdampingan dengan proyek-proyek besar di pusat Surabaya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Grisa Job Fair, Pemkab Ngawi Sinergikan Bidang Pendidikan dengan Industri

NGAWI – Halaman SMK PGRI 1 Ngawi dipadati pencari kerja dalam gelaran Grisa Job Fair 2026, Rabu (13/5/2026). Tidak ...
KABAR CABANG

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Sebut Penanganan Stunting di Surabaya Berhasil karena Gotong Royong

Eri Cahyadi menyebut keberhasilan penanganan stunting di Surabaya lahir dari gotong royong dan kolaborasi berbagai ...
KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...