Jumat
18 September 2026 | 1 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Keluhkan Layanan Perumda Giri Tirta, Bupati Gresik Perintahkan Audit

pdip-jatim-bupati-gresik-180921-fandi-akhmad-yani

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengevaluasi kinerja Perumda Giri Tirta Gresik. Hasilnya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu dinilai gagal dalam memenuhi target distribusi air bersih.

Tak ayal, Gus Yani mengambil langkah tegas. Memerintahkan Inspektorat, BPPKAD, Bagian Hukum dan Asisten untuk mengaudit teknik dan keuangan.

Sebab, penyertaan modal sebesar Rp 25 miliar dari anggaran tahun 2019 pelaksanaanya tidak sesuai dengan rencana sebelumnya.

“Ini menjadi catatan kami dalam melakukan koreksi kinerja Perumda (perusahaan umum daerah),” ujar Gus Yani usai melakukan rapat evaluasi di Kantor Perumda Giri Tirta Gresik, Sabtu (18/9/2021).

Gus Yani menjelaskan, Perumda Giri Tirta Gresik telah menjadi sorotan masyarakat. Terutama mengenai pelayanan yang hampir setiap hari ada pengaduan terkait air mampet.

“Termasuk kami juga evaluasi SDM di internal Perumda Giri Tirta,” imbuh bupati milenial tersebut.

Gus Yani yang pada pilkada lalu diusung PDI Perjuangan ini menambahkan, Perumda Giri Tirta gagal memberikan pelayanan. Problem lain adalah penggunaan anggaran tahun 2019.

Disinggung terkait rancangan perda penyertaan modal sebesar Rp 113 miliar, Gus Yani menyebut bahwa hal itu harus dilakukan. Demi menyelamatkan Perumda Giri Tirta.

“Selain audit, kami berupaya menyelamatkan Perumda Giri Tirta lewat ranperda,” pungkasnya.

Sementara itu, Dirut Perumda Giri Tirta, Siti Aminatus Zariyah mengatakan, dalam pekan ini memang ada kebocoran pipa menyebabkan air tidak keluar. Kejadiannya beruntun. 

“Untuk Rp 25 miliar masih kita laksanakan dari Balongpanggang ke Kedungrukem, juga ada di booster Giri 1, proses lelang Giri sampai Mayjend Sungkono,” kata Risa sapaan akrabnya.

Sebenarnya, lanjut Risa, perencanaan sudah sesuai namum belum dilaksanakan. Sehingga yang bisa tercorver pada tahun 2020 dan sudah dioperasionalkan hanya Balongpanggang sampai ke Kedungrukem.

“Yang lain masih proses lelang, insyaallah di tahun 2021 anggaran kita habiskan sesuai dengan LO atau rekomendasi dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan),” imbuhnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...