Minggu
31 Mei 2026 | 12 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wali Kota Mojokerto: Sanksi Berat bagi Aparat yang Jual Beli Jabatan

pdip jatim - wali kota masud yunus

pdip jatim - wali kota masud yunusMOJOKERTO – Wali Kota Mas’ud Yunus mewanti-wanti aparat Pemerintah Kota Mojokerto tidak melakukan praktik jual beli jabatan. Kalau ketahuan dan terbukti ada yang melakukan jual beli jabatan, pihaknya tidak segan menjatuhkan sanksi berat.

“Saya sudah tidak tedeng aling-aling, siapapun yang beli dan jual jabatan, keduanya akan dikenakan sanksi berat. Sebab itu adalah ranah pidana. Kalau perlu tangkap tangan,” tegas Mas’ud Yunus, saat membuka diklat calon kepala sekolah se-Kota Mojokerto di Pendopo Graha Praja Wijaya, kemarin.

Wali kota dari PDI Perjuangan itu menyatakan sangat anti dengan praktik jual beli jabatan. Sebab, jelasnya, dengan membeli jabatan, seorang pejabat kalau sudah menempati posisi jabatan pasti akan mencari balik modal.

“Dan balik modal kalau tidak ngentit iku ora iso (korupsi itu tidak bisa),” ujarnya.

Untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, pihaknya melakukan lelang jabatan. Tidak hanya untuk kepala sekolah, untuk menentukan pejabat eselon II juga dilakukan lelang jabatan.

“Ketika diumumkan, saya katakan bahwa sekalipun ini kewenangan wali kota, tetapi untuk menentukan pejabat yang terpilih maka saya gunakan kewenangan untuk menetapkan ranking satu dari tes tersebut untuk menduduki lowongan tersebut,” jelasnya.

Dia menambahkan, jika pemerintahan bersih dan transparan, maka bisa melayani masyarakat dengan baik. Kalau pelayanan pemerintahan bagus, lanjutnya, maka sebagai pelayan masyarakat, pemerintah daerah bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

“Sebab tugas dari kepala daerah itu adalah menyejahterakan masyarakat melalui kegiatan pelayanan yang baik. Untuk melaksanakannya harus diciptakan pemerintahan yang bersih dan baik. Itu adalah filosofi yang kita anut selama ini,” tuturnya.

Dia juga mengajak semua aparatur Pemerintah Kota Mojokerto menerapkan kinerja istimewa yang bermakna. “Ini sebuah teori manajemen modern yang artinya kinerja istimewa yang kaya dengan ide, kaya dengan kreasi dan kaya dengan inovasi. Hasilnya nanti tidak hanya dirasakan tapi juga membanggakan,” harapnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Ponorogo Perkuat Kaderisasi dan Regenerasi Kepemimpinan

PONOROGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Anak Cabang ...
HEADLINE

Kecerdasan AI Jadi Bahasan Penting DPD saat Lantik PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang

JOMBANG – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu perhatian ...
KRONIK

Sadarestuwati Sebut PDIP Penyeimbang Tunggal, Soroti Rupiah Rp18.000 dan Ancaman Impor Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan, Hj. ...
KABAR CABANG

Targetkan 14 Kursi pada Pemilu 2029, PDIP Jombang Wajibkan Anggota Dewan Turun ke Ranting 4 Kali Sebulan

JOMBANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, mematok target ambisius bagi partainya untuk meraih 14 kursi ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Penerapan Smart Lighting pada 10.000 Titik PJU Baru di Surabaya

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Dishub memperluas penerapan smart lighting pada program ...