Senin
10 Agustus 2026 | 8 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wali Kota Madiun Siapkan Jukir jadi Garda Depan Pelayanan Wisatawan

pdip-jatim-220227-maidi

MADIUN – Wali Kota Maidi mengatakan, selain pedagang kaki lima (PKL), juru parkir atau jukir juga menjadi salah satu elemen yang menjadi wajah pelayanan di Kota Madiun.

Untuk menciptakan citra jukir yang diacungi jempol oleh publik, pihaknya melakukan pembinaan agar pelayanan semakin maksimal.

Untuk mewujudkan itu, beberapa waktu lalu Maidi turun langsung memberikan pengarahan kepada para Jukir di Dinas Perhubungan Kota Madiun.

Wali kota dari PDI Perjuangan ini tak canggung duduk bersama 240 Jukir sembari memberikan arahan bagaimana mewujudkan pelayanan yang maksimal.

“Mereka ini (jukir) kan penerima tamunya Kota Madiun. Mereka ini garda terdepan kita, orang yang pertama kali melayani tamu yang datang. Pelayanan harus baik,” kata Maidi, Minggu (27/2/2022).

Menurutnya, hal itu penting mengingat Kota Madiun merupakan kota jujukan wisata sekarang. Berbagai perubahan fisik Kota Pendekar secara tidak langsung meningkatkan wisatawan.

Oleh karena itu, Maidi berharap tamu yang datang tidak meninggalkan kesan buruk. Hal itu harus dimulai dari pelayanan yang paling depan, di antaranya pelayanan dalam jasa parkir.

“Kita beri pembinaan. Melayani harus santun, rapi. Yang rambutnya gondrong ya baiknya dipotong. Melayani jangan dalam kondisi mabuk dan yang paling penting harus sesuai aturan,” tegas Maidi.

Dia menyebut, ada tiga hal yang menjadi perhatian dalam perbaikan pelayanan jasa parkir. Yakni, penarikan tarif sesuai aturan, melayani dengan sopan, dan tidak hanya ada di lokasi pada saat pemilik kendaraan hendak pergi.

Ketiga hal tersebut memang cukup banyak dikomplain masyarakat. Karenanya, mantan Sekda Kota Madiun ini menegaskan untuk semakin diperbaiki ke depan.

“Kita sangat butuh mereka. Karenanya, keberadaan mereka harus kita hormati, kita hargai. Tetapi harus ingat bahwa kota kita ini kota go nasional bahkan internasional. Pelayanan mereka juga harus terus ditingkatkan,” ungkapnya sembari menyebut mereka merupakan jukir wisata ke depan. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Persiapan Tiga Bulan, Banteng Istimewa Yogyakarta Siap Rebut Piala Soekarno Cup

SURABAYA – Tim Banteng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang ke Surabaya sebagai kontingen perdana dengan rasa ...
OLAHRAGA

PSSI Jatim: Soekarno Cup Perbanyak Panggung Pemain Muda untuk Regenerasi Timnas

PSSI Jatim menilai Soekarno Cup 2026 memperbanyak panggung pemain U-17 dan membantu regenerasi Timnas Indonesia. ...
KRONIK

Tim Banteng Jatim FC Siap Ukir Sejarah Juara Berturut-turut di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, tim Jawa Timur (Jatim) memikul misi besar dalam perhelatan ...
OLAHRAGA

Jersey Soekarno Cup 2026, Ketika Identitas Daerah Menjelma di Lapangan

SURABAYA – Di lapangan sepak bola, jersey biasanya hanya dipandang sebagai seragam. Dipakai untuk membedakan satu ...
OLAHRAGA

16 Tim Bertemu di Soekarno Cup, Komarudin: Sepak Bola Harus Jadi Ruang Persatuan Anak Muda

Komarudin Watubun menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi ruang ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buka Jalan Talenta Pelosok, Eri: Ini Realisasi Mimpi Anak Petani dan Nelayan

Soekarno Cup 2026 membuka panggung bagi talenta muda dari pelosok, termasuk anak petani dan nelayan. Eri Cahyadi ...