JEMBER – Ratusan pedagang Pasar Tanjung berunjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Rabu (30/9/2026). Aksi berlangsung kondusif dan berujung pada kesepakatan untuk mempertemukan perwakilan pedagang dengan pemkab pada Jumat mendatang.
Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, mengatakan bahwa legislatif menjadi jembatan bagi pihak-pihak berkepentingan. Menurut dia, persoalan Pasar Tanjung harus diselesaikan tanpa mengorbankan pedagang.
“Tidak ada yang tidak mungkin, pasti ada titik temu. Cuma memang harus melibatkan perwakilan semuanya,” ujar Widarto setelah menemui massa aksi.
Menurut Widarto, sejumlah persoalan teknis masih membutuhkan kehadiran pemerintah daerah. Salah satunya fasilitas dasar pasar. Ia mencontohkan keterbatasan toilet yang berpengaruh terhadap kebersihan pasar.
“Kalau yang dipermasalahkan adalah kebersihan, maka Pemerintah Kabupaten Jember harus hadir,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.
Selain fasilitas umum, ketertiban dan pengelolaan sampah menjadi persoalan yang perlu dibahas bersama Satgas Pasar Tanjung. Widarto mengatakan, pedagang pada dasarnya bersedia ditata, baik yang berada di bagian bawah maupun atas pasar.
Widarto menjelaskan, pertemuan Jumat akan melibatkan perwakilan seluruh pihak. Hasil pembahasan diharapkan dapat diterima dan dipertanggungjawabkan kepada para pedagang yang mereka wakili.
“Sikapnya per hari ini adalah bagaimana kita mempertemukan semuanya. Jangan ada yang ditinggalkan,” kata dia. (art/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













