SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiapkan pembangunan air strip di Pulau Masalembu untuk membuka akses transportasi udara bagi masyarakat kepulauan. Landasan tersebut direncanakan untuk mendukung layanan penerbangan perintis.
Rencana itu diharapkan menjadi alternatif konektivitas bagi masyarakat Masalembu yang selama ini mengandalkan transportasi laut. Selain mempercepat mobilitas, keberadaan akses udara diproyeksikan membantu distribusi logistik, pelayanan kesehatan darurat, pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa rencana pembangunan air strip akan memanfaatkan lahan milik PT Elnusa Tbk di Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu.
“Kami merencanakan pemanfaatan lahan Elnusa di Masalembu untuk pembangunan air strip atau landasan udara yang akan digunakan bagi penerbangan perintis,” ujar Fauzi, Selasa (29/9/2026).
Persiapan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Sumenep dan PT Elnusa Tbk mengenai pemanfaatan lahan perusahaan untuk mendukung rencana pembangunan fasilitas transportasi udara tersebut.
Fauzi menyebut, kebutuhan terhadap konektivitas udara tidak terlepas dari kondisi geografis Sumenep yang memiliki wilayah kepulauan cukup luas. Kabupaten Sumenep tercatat memiliki 126 pulau. 48 pulau di antaranya berpenghuni dan tersebar di sembilan kecamatan kepulauan.
Kondisi geografis itu membuat pemerintah perlu menyiapkan berbagai pilihan transportasi agar pergerakan masyarakat dan barang tidak hanya bergantung pada jalur laut.
“Kerja sama ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di Pulau Masalembu dan kawasan kepulauan lainnya,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu.
Menurut Fauzi, fasilitas udara di Masalembu dapat memberikan manfaat untuk berbagai kebutuhan masyarakat. Salah satunya ketika terjadi kondisi darurat yang membutuhkan mobilitas lebih cepat, termasuk dalam pelayanan kesehatan.
Selain itu, akses udara diharapkan dapat memperlancar distribusi kebutuhan pokok dan barang, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan potensi ekonomi lokal di wilayah kepulauan.
Fauzi berharap, air strip tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah kepulauan. Dengan adanya pilihan transportasi udara, akses masyarakat Masalembu terhadap layanan publik, kebutuhan logistik dan aktivitas ekonomi diharapkan semakin terbuka.
“Karena secara geografis Sumenep memiliki banyak pulau, kehadiran fasilitas transportasi udara sangat menunjang mobilitas masyarakat dan kebutuhan logistik,” tegas Fauzi.
Sementara itu, Direktur Utama PT Elnusa Tbk, Litta Indriya Ariesca, menyatakan dukungan terhadap pemanfaatan lahan perusahaan untuk kepentingan pembangunan di Masalembu.
Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan menghasilkan infrastruktur yang tidak hanya memperkuat akses transportasi, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini menjadi solusi infrastruktur yang memiliki daya guna tinggi bagi masyarakat untuk memperkuat akses transportasi, mempermudah pergerakan barang, dan mendukung pembangunan ekonomi,” tandas Litta.(hzm/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













