Kamis
04 Juni 2026 | 3 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wali Kota Blitar Ingatkan KPM untuk Tidak Jual Beli Beras Bantuan

pdip-jatim-wallikota-blitar-040921-santoso-a1
Wali kota Blitar, Santoso saat membagikan bantuan beras kesejahteraan daerah (rastrada) di Kelurahan Karangtengah Kecamatan Sananwetan, Jumat (3/9/2021).

KOTA BLITAR – Wali Kota Blitar, Drs H Santoso MPd, mengingatkan kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Beras Kesejahteraan Daerah (Rastrada) untuk tidak memperjual-belikan beras bantuan dari pemerintah kota tersebut.

“Saya ingatkan kembali kepada seluruh KPM di Kota Blitar, seyogyanya Rastrada yang diberikan setiap empat bulan sekali ini harus dikonsumsi sendiri dan tidak boleh diperjual-belikan kepada orang lain,” tegas Santoso.

Penegasan disampaikan Wali kota Santoso saat membagikan Rastrada secara simbolis kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kelurahan Karangtengah Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jumat (3/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Kader dari PDI Perjuangan ini menegaskan agar warga yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memanfaatkan rastrada dengan baik.

Dia mengatakan, Rastrada ini merupakan program tahunan Pemkot Blitar untuk membantu perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh sebab itu, jika ada KPM yang kedapatan melakukan hal tersebut, maka yang bersangkutan akan dievaluasi oleh Dinas Sosial, dan namanya terancam akan dicoret dari daftar KPM.

Santoso menjelaskan penyaluran Rastrada tahap ke tiga ini untuk jatah bulan September-Desember. Di mana setiap KPM akan menerima rastrada masing-masing 40 kilogram.

Di wilayah Kecamatan Sananwetan sendiri, beber Santoso terdapat 3.361 KPM. Untuk penyalurannya dilakukan secara bertahap, untuk menghindari kerumunan massa.

“Saya yakin, seluruh penerima bantuan Rastrada ini memanfaatkan beras yang mereka terima untuk di konsumsi, bukan untuk yang lain,” tandas Santoso.

Untuk diketahui, sesuai data dari Dinas Sosial Kota Blitar, terdapat 385 KPM di kelurahan Karangtengah, 315 KPM di Kelurahan Klampok, 268 KPM di Kelurahan Rembang, 418 KPM di Kelurahan Plosokerep, 800 KPM di Kelurahan Sananwetan, 646 KPM di Kelurahan Bendogerit, dan 529 KPM di Kelurahan Gedog. (arif/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...