oleh

Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Pantau Langsung Vaksinasi di Tingkat Desa

-Legislatif-237 kali dibaca

SIDOARJO – Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Bambang Riyoko turun ke lapangan memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di sejumlah tempat, Senin (19/7/2021).  

“Pelaksanaan sudah bagus, tertib. Antrean tertata,” kata Bambang Riyoko saat memantau proses vaksinasi di Desa Pepelegi Kecamatan Waru.

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan ini menambahkan, pihaknya terus mendorong pemkab untuk bekerja sama dengan berbagai pihak untuk pelaksanaan vaksinasi di berbagai tempat. Termasuk halnya optimalisasi vaksinasi di tingkat desa yang dilaksanakan oleh puskesmas bekerja sama dengan pemerintah desa.

“Percepatan mesti dilakukan untuk tercapainya target minimal 70 persen warga Sidoarjo tervaksin,” tandas Bambang Riyoko.

Pelaksanaan vaksinasi yang tersebar di banyak tempat, lanjut pria yang juga Wakil Ketua Bidang Politik DPC PDI Perjuangan Sidoarjo ini, sekaligus untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Sebab masih ada sebagian warga kita yang takut untuk ikut vaksinasi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bambang Riyoko mengimbau kepada seluruh warga Sidoarjo untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong dalam menghadapi pandemi Corona ini. Sebab pagebluk Corona tak hanya menyerang warga Sidoarjo ataupun Indonesia, tetapi menyerang seluruh umat manusia di dunia.   

“Yang dihadapi sama, Covid-19. Jadi, mari bergotong royong,” tandasnya.

Vaksinasi di Desa Pepelegi kali ini disediakan 400 dosis sesuai jatah dari dinas kesehatan melalui puskesmas setempat. Warga setempat antusias mengikuti vaksinasi. Apalagi Pepelegi yang tercatat sebagai salah satu Kampung Tangguh Semeru di Sidoarjo, akhir April lalu juga telah mem-vaksin sejumlah warganya.

Sejak awal pandemi, Desa Pepelegi telah menjalankan berbagai skema kekebalan kelompok (herd immunity). Sikap peduli serta semangat gotong royong dalam menghadapi pandemi secara bersama-sama telah tumbuh di desa ini. Ketika ada warga yang menjalani isolasi mandiri, warga yang lain melalui perangkat desa, patungan untuk mencukupi kebutuhan sembako warga yang terpapar. (hs)

Komentar