Senin
01 Juni 2026 | 4 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wakil Ketua DPRD Jatim Usul BUMD Tak Produktif Dibubarkan

pdip-jatim-250126-DW-2

SURABAYA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur Deni Wicaksono mengusulkan pembubaran atau penggabungan badan usaha milik daerah (BUMD) yang tidak efektif menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) dan menjadi beban Pemprov Jatim.

“Kita bubarkan saja atau dimerger, itu lebih baik. Memang BUMD bermasalah, tidak produktif, lebih baik dimerger, digabung, atau dibubarkan,” kata Deni di Surabaya, kemarin.

Deni mengungkapkan, perbincangan mengenai efektivitas BUMD juga sempat dibahas bersama anggota DPRD lainnya.

Menurutnya, problem ini bukan hal baru karena sebelumnya juga pernah terjadi kasus penyimpangan, sementara sumbangsihnya pada PAD terbilang minim.

Ia kemudian membandingkan kinerja BUMD dengan badan layanan umum daerah (BLUD) yang masih dituntut memberikan pemasukan.

“BLUD saja ditargetkan menambah PAD, apalagi BUMD,” tegasnya.

Padahal, lanjut Deni, pemerintah provinsi sudah menggelontorkan anggaran cukup besar untuk menopang operasional BUMD.

Dari sekian banyak perusahaan daerah, Bank Jatim tercatat sebagai penyumbang PAD terbesar.

Berdasarkan laporan Komisi C DPRD Jatim, kontribusi BUMD terhadap PAD masih sangat kecil, hanya 2,59 persen.

Bahkan target setoran tahun 2024 sebesar Rp473,11 miliar tidak tercapai, dengan realisasi Rp471,68 miliar.

Dari jumlah itu, Bank Jatim menyumbang Rp417,54 miliar, BPR Jatim Rp9,42 miliar, Jamkrida Rp2 miliar, JGU Rp1,67 miliar, Air Bersih Rp1,55 miliar, PJU Rp22,5 miliar, PWU Rp1,2 miliar, Askrida nihil setoran karena larangan dividen dari OJK, serta SIER Rp16,58 miliar.

Tiga BUMD dengan kontribusi terendah adalah JGU, Air Bersih, dan PWU yang masing-masing tidak sampai Rp2 miliar.

Selain minim kontribusi, sejumlah BUMD juga kerap diterpa persoalan hukum. Bank Jatim, misalnya, sempat tersandung kasus kredit fiktif senilai Rp569,4 miliar di cabang Jakarta.

Sementara Petrogas Jatim Utama (PJU) sempat digeledah Kejati Jatim terkait dugaan korupsi di anak usahanya, PT Delta Artha Bahari Nusantara, dalam pengelolaan jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Probolinggo. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Pancasila dan Jalan Pulang Bangsa Indonesia

Oleh Nur Hakim SETIAP 1 Juni, kita ramai-ramai merayakan Hari Lahir Pancasila. Trending di media sosial, upacara ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Tuban, Didik Prasetiyono Ingatkan Tekad Menang Pemilu untuk Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

TUBAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur resmi melantik 206 Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 20 ...
KABAR CABANG

Peringati BBK, DPC PDIP Jember Pilih Bersihkan Sungai dan Gelar 1 Juta Selawat

DPC PDI Perjuangan Jember memperingati Bulan Bung Karno dengan aksi bersih sungai dan gerakan 1 Juta Selawat untuk ...
KABAR CABANG

Deni Wicaksono Ingatkan Kader Hadapi Pertarungan Politik Digital 2029

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengingatkan kader menghadapi pertarungan politik digital ...
KRONIK

DPD PDIP Jatim Perkuat Ideologi, Kaderisasi Masif Segera Digelar di Seluruh Jawa Timur

PONOROGO – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan segera melaksanakan program kaderisasi secara masif bagi seluruh ...
KABAR CABANG

PAC Se-Sidoarjo Tanam Bibit Sukun di 18 Kecamatan, Sambut Harlah Pancasila dan Bulan Bung Karno

SIDOARJO – Kader-kader PAC di berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi tanam bibit pohon sukun di ...