Jumat
09 Januari 2026 | 3 : 29

Wabup Yudha Minta 4.230 PPPK Paruh Waktu Maksimal dalam Pelayanan Publik

IMG-20251223-WA0038

LUMAJANG – Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa efektivitas pemerintahan tidak ditentukan oleh individu atau status kepegawaian, melainkan oleh sinergi kerja seluruh aparatur.

Penegasan tersebut disampaikan dalam penyerahan 4.230 petikan Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Lapangan Stadion Semeru Lumajang, Senin (22/12/2025).

Menurut Mas Yudha, birokrasi modern menuntut pola kerja kolaboratif lintas unit, lintas fungsi, dan lintas jenjang. Dalam kerangka tersebut, PPPK Paruh Waktu diposisikan sebagai bagian integral dari tim pemerintahan daerah, bukan sekadar pelengkap sistem administrasi.

“Keberhasilan pelayanan publik tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Semua harus bergerak bersama, saling menguatkan, dan saling melengkapi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sinergi kerja menjadi prasyarat utama agar kebijakan pemerintah daerah dapat diterjemahkan secara efektif di tingkat pelaksana. Guru, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis harus berada dalam satu irama kerja, dengan tujuan yang sama, yakni melayani masyarakat secara optimal.

Mas Yudha juga mengingatkan bahwa kejelasan status kepegawaian yang kini dimiliki PPPK Paruh Waktu harus dimaknai sebagai penguatan tanggung jawab kolektif. Dengan status yang jelas, setiap aparatur diharapkan mampu bekerja lebih fokus, terbuka terhadap koordinasi, dan responsif terhadap kebutuhan publik.

“Panjenengan semua adalah bagian dari satu tim besar Pemerintah Kabupaten Lumajang. Jangan ada sekat-sekat. Bangun komunikasi, bangun kerja sama, karena hasil terbaik lahir dari kebersamaan,” tegasnya.

Ajakan bekerja bersama tersebut mencerminkan arah pembangunan birokrasi Lumajang yang inklusif dan adaptif. Pemerintah daerah mendorong terciptanya budaya kerja yang kolaboratif, cepat, dan solutif, sehingga pelayanan publik tidak terhambat oleh ego sektoral maupun perbedaan status.

Melalui penguatan sinergi kerja ini, Pemkab Lumajang optimistis kapasitas pemerintahan akan semakin solid dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang kian kompleks, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. (ndy/hs)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto Tinjau Perbaikan Jalan Brongkos–Ngembul, Targetkan Rampung Sebelum Lebaran

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto meninjau pelaksanaan perbaikan jalan pada ruas Brongkos–Ngembul, Kamis (8/1/2026). ...
LEGISLATIF

Legislator Banteng Jember Patungan Tangani Stunting

JEMBER – Delapan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember patungan dana untuk mengatasi keluarga ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Surabaya Tegas Tolak Wacana Pilkada Melalui DPRD, Armuji: Demokrasi Tidak Boleh Mundur

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menegaskan penolakan terhadap wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) ...
LEGISLATIF

Wisatawan Telaga Sarangan Tahun 2025 Capai 1,09 Juta, Komisi B Dorong Pemkab Magetan Terus Benahi Fasum

MAGETAN – Komisi B DPRD Magetan melakukan sidak ke wisata Sarangan, Kamis (8/1/2026). Sidak ini dilakukan untuk ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun Sampaikan Laporan Kepada Rakyat Tahun 2025

MADIUN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyampaikan Laporan Kepada Rakyat tahun 2025 sebagai bentuk ...
LEGISLATIF

Laporan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bojonegoro kepada Rakyat, Kinerja Tahun 2025

BOJONEGORO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bojonegoro berkomitmen mengawal segala kebijakan pemerintah daerah terutama ...