Sabtu
12 September 2026 | 8 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Upacara Harlah Pancasila, Kader Banteng Kota Madiun Diingatkan Tidak Melupakan Sejarah

pdip jatim 260601 harlah pancasila kota madiun 1

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin Wakil Ketua Bidang Politik, Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik, Reformasi Birokrasi Dan Reformasi Sistem Hukum Nasional, Gandhi Hatmoko selaku Inspektur Upacara, dan diikuti jajaran pengurus, kader, serta simpatisan partai.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh kader PDI Perjuangan untuk memperkuat komitmen ideologis dan meneguhkan semangat kebangsaan.

Dalam amanatnya, Gandhi mengingatkan seluruh kader PDI Perjuangan agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa, khususnya sejarah lahirnya Pancasila sebagai dasar negara.

“Seperti pesan Bung Karno, Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kader PDI Perjuangan harus memahami sejarah lahirnya Pancasila dan peran besar Bung Karno dalam merumuskan dasar negara,” ujarnya.

Dijelaskan, proses lahirnya Pancasila tidak lepas dari sidang BPUPKI pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Dalam sidang tersebut, terdapat tiga tokoh yang menyampaikan gagasan mengenai dasar negara, yakni Mohammad Yamin, Prof. Soepomo, dan Ir. Soekarno.

Puncaknya, pada 1 Juni 1945, Bung Karno menyampaikan pidato monumental yang kemudian melahirkan istilah Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

“Pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 menjadi tonggak sejarah lahirnya Pancasila. Karena itu, setiap kader wajib memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” lanjutnya.

Ia menegaskan, Pancasila memiliki fungsi penting sebagai pemersatu bangsa di tengah keberagaman sekaligus menjadi dasar hukum seluruh peraturan di Indonesia.

Selain itu, Pancasila juga dinilai menjadi solusi dalam menghadapi berbagai persoalan kebangsaan yang muncul di tengah masyarakat.

“Pancasila harus terus dijaga, diperingati, dan diamalkan karena menjadi alat pemersatu bangsa sekaligus pedoman dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa,” tegasnya.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, kader PDI Perjuangan diharapkan semakin memperkuat komitmen ideologis serta terus hadir di tengah rakyat dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan ajaran Bung Karno. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
KABAR CABANG

Probolinggo Siaga Darurat Kekeringan, PDI Perjuangan Instruksikan Kader Jadi Early Warning System

KABUPATEN PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah dengan status Siaga Darurat Kekeringan di ...
EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
EKSEKUTIF

Wawali Mojokerto: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah Hak Dasar Setiap Pekerja

MOJOKERTO – Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi menegaskan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan ...
KRONIK

Buka Raker PP Bamusi, Hasto Kristiyanto Ingatkan Pengurus Hadirkan Islam Revolusioner

CIANJUR — Islam, menurut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, tidak boleh berhenti sebagai agama ritual. Ia ...