Selasa
21 Juli 2026 | 3 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untuk Tambahan Makanan Bergizi bagi Siswa PAUD dan TK, Pemkab Malang Gelontorkan Rp 7 M

pdip-jatim-220919-gebyar-bunda-paud-2

MALANG – Ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Malang mengikuti gebyar harmonisasi aksi daerah konvergensi, Minggu (18/9/2022). Acara bertema Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) sekaligus kampanye menurunkan angka stunting itu digelar di Stadion Kanjuruhan.

Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dia berharap agar Bunda PAUD maupun Pokja PAUD Kabupaten Malang dapat terus bersinergi dengan pemerintah ke depannya.

Sanusi mengatakan, Pemkab Malang akan membantu Rp 25.000 per bulan bagi 48 ribu siswa PAUD, dan Rp 22.000 untuk siswa Taman Kanak-Kanak untuk pembelian tambahan makanan bergizi bagi pelajar, yang diberikan selama empat bulan.

Menurutnya, penyebab pemicu terjadinya stunting itu adalah kekurangan gizi kronis yang dialami anak-anak pada saat usia bayi dalam janin dan di bawah usia lima tahun.

“Jumlah total keseluruhan anggaran yang akan digelontorkan Rp 7 miliar untuk mengurangi angka stunting dengan jumlah tenaga pengajar 8.600,” kata Sanusi.

Dia menambahkan, Pemkab Malang berrhasil menekan angka stunting. Dari angka stunting 28 persen turun menjadi 8,3 persen, dan menjadi angka penurunan stunting terbaik di Indonesia.

“Kecamatan Tajinan adalah kecamatan yang angka stunting terendah dan terbaik se-Indonesia,” ungkapnya.

“Di sana gunung di sini gunung, di tengah-tengah ada pohon trembesi, Bunda PAUD janganlah bingung, di tengah-tengah kalian ada Pak Sanusi,” ujar Abah Sanusi berpantun di hadapan para Bunda PAUD se-Kabupaten Malang.

Sementara itu, Ketua Bunda PAUD Kabupaten Malang, Hanik Dwi Martya melaporkan bahwa Pokja Bunda PAUD merupakan mitra dari Pemerintah Kabupaten Malang dalam menggerakkan, memotivasi, dan menginspirasi lembaga-lembaga pendidikan PAUD di Kabupaten Malang, yang jumlahnya mencapai 1.761

Ketua Komunitas Juang PDI Perjuangan Srikandi Merah Putih Kabupaten Malang tersebut menambahkan, tujuan acara gebyar ini mengajak semua pihak terkait yang ada untuk bersama-sama menekan angka stunting di Kabupaten Malang.

“Menekan angka stunting dengan mengoptimalkan PAUD HI dengan lima layanan esensial. Dan cara menurunkan stunting adalah ibu – ibu rajin menyusui putra-putrinya,” tegasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...