Sabtu
18 April 2026 | 8 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untuk Tambahan Makanan Bergizi bagi Siswa PAUD dan TK, Pemkab Malang Gelontorkan Rp 7 M

pdip-jatim-220919-gebyar-bunda-paud-2

MALANG – Ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Malang mengikuti gebyar harmonisasi aksi daerah konvergensi, Minggu (18/9/2022). Acara bertema Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) sekaligus kampanye menurunkan angka stunting itu digelar di Stadion Kanjuruhan.

Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dia berharap agar Bunda PAUD maupun Pokja PAUD Kabupaten Malang dapat terus bersinergi dengan pemerintah ke depannya.

Sanusi mengatakan, Pemkab Malang akan membantu Rp 25.000 per bulan bagi 48 ribu siswa PAUD, dan Rp 22.000 untuk siswa Taman Kanak-Kanak untuk pembelian tambahan makanan bergizi bagi pelajar, yang diberikan selama empat bulan.

Menurutnya, penyebab pemicu terjadinya stunting itu adalah kekurangan gizi kronis yang dialami anak-anak pada saat usia bayi dalam janin dan di bawah usia lima tahun.

“Jumlah total keseluruhan anggaran yang akan digelontorkan Rp 7 miliar untuk mengurangi angka stunting dengan jumlah tenaga pengajar 8.600,” kata Sanusi.

Dia menambahkan, Pemkab Malang berrhasil menekan angka stunting. Dari angka stunting 28 persen turun menjadi 8,3 persen, dan menjadi angka penurunan stunting terbaik di Indonesia.

“Kecamatan Tajinan adalah kecamatan yang angka stunting terendah dan terbaik se-Indonesia,” ungkapnya.

“Di sana gunung di sini gunung, di tengah-tengah ada pohon trembesi, Bunda PAUD janganlah bingung, di tengah-tengah kalian ada Pak Sanusi,” ujar Abah Sanusi berpantun di hadapan para Bunda PAUD se-Kabupaten Malang.

Sementara itu, Ketua Bunda PAUD Kabupaten Malang, Hanik Dwi Martya melaporkan bahwa Pokja Bunda PAUD merupakan mitra dari Pemerintah Kabupaten Malang dalam menggerakkan, memotivasi, dan menginspirasi lembaga-lembaga pendidikan PAUD di Kabupaten Malang, yang jumlahnya mencapai 1.761

Ketua Komunitas Juang PDI Perjuangan Srikandi Merah Putih Kabupaten Malang tersebut menambahkan, tujuan acara gebyar ini mengajak semua pihak terkait yang ada untuk bersama-sama menekan angka stunting di Kabupaten Malang.

“Menekan angka stunting dengan mengoptimalkan PAUD HI dengan lima layanan esensial. Dan cara menurunkan stunting adalah ibu – ibu rajin menyusui putra-putrinya,” tegasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...