Rabu
12 Agustus 2026 | 9 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untari Minta Pemprov Jatim Lebih Perhatikan SLB Lawang

pdip-jatim-untari-slb-lawang-1

MALANG – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Dr Sri Untari Bisowarno MAP mendesak Pemprov lebih memperhatikan Sekolah Luar Biasa (SLB) Pembina Tingkat Nasional Bagian C di Lawang, Kabupaten Malang.

“Kondisi SLB Pembina Tingkat Nasional Bagian C Lawang, Kabupaten Malang ini, membutuhkan perhatian lebih dari Provinsi Jawa Timur agar bisa memiliki fasilitas yang memadai,” tandas Sri Untari, Jumat (26/6/2020).

Permintaan ini dia sampaikan, setelah bersama anggota Komisi E DPRD Jatim lainnya kemarin melakukan monitoring di SLB Lawang. Kunjungan ini untuk melihat kesiapan SLB milik Pemrov Jatim tersebut jelang kembalinya siswa ke sekolah di era new normal.

Menurut Untari, ada beberapa fasilitas yang sudah waktunya dilengkapi, dan ada juga yang harus dibenahi.

Apalagi SLB Pembina Lawang ini, memiliki jumlah siswa tergolong banyak. Ada 184 siswa dari berbagai jenjang, dan memiliki 75 guru dan tenaga asministrasi, serta seorang kepala sekolah.

Terhadap sejumlah fasilitas yang kurang, pihaknya akan berupaya bersama dengan anggota Komisi E lainnya, untuk memperjuangkan dalam penganggaran, melaui Badan Anggaran agar SLB memiliki ruang guru.

“Kami akan berjuang dalam penganggaran, agar fasilitas yang kurang ada bisa terpenuhi,“ ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini.

Selain itu, dia juga berharap ada Corporate Social Responbility (CSR) dari Bank Jatim dan Perumda lainnya, yang diarahkan untuk pembangunan dan sarana prasaran SLB Pembina Lawang.

Meskipun lembaga ini gratis, sebut Untari, akan lebih baik, jika ada peranan orangtua/wali murid yang memiliki kemampuan secara materi, untuk ikut serta memberikan perhatian sarana prasarana.

Selain itu yang tidak kalah pentingnya, adalah alumni SLB itu bisa diberdayakan, oleh institusi pemerintah, sesuai dengan keahlian mereka.

Wakil rakyat yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini mengungkapkan, dari pihak sekolah sudah ada keinginan untuk kembali masuk. Karena selama pandemi Covid-19, mereka diliburkan.

Namun pihaknya mengingatkan untuk mempertimbangkan segala kemungkinan yang akan terjadi. “Kalau mau masuk sekolah, harus dilakukan rapid test terlebih dahulu, setidaknya dua kali. Ini untuk memastikan jika anak-anak tidak ada yang terjangkit Covid–19,” tuturnya.

 Dia mengakui jika untuk rapid tes dibutuhkan anggaran yang besar. Makanya apabila dikehendaki pihaknya akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Gugus Tugas.

Meski demikian, pihaknya menyarankan tidak dipaksakan untuk masuk terlebih dahulu, dengan tetap melakukam pembelajaran daring.

“Ya kalau mau masuk sekolah fasilitas standar Covid–19 harus dipenuhi. Baik itu hand sanitizer, maupun kaos tangan, dan menjaga jarak. Ini sangat penting agar tidak terjadi kontak secara langsung,” jelasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...