Minggu
19 April 2026 | 6 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untari Minta Masalah Administrasi Jangan Jadi Syarat Ikuti Ujian

pdip-jatim-untari-sebelum-yudisium-doktor

MALANG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dr Sri Untari Bisowarno menyoroti kebijakan sekolah yang memberlakukan pemenuhan administrasi sebagai syarat mengikuti ujian sekolah. Menurutnya, semua siswa tetap harus bisa mengikuti ujian yang harus dilaksanakan.

Pihaknya sudah mewanti-wanti Dinas Pendidikan Jawa Timur untuk mengesampingkan masalah administrasi, terutama yang menyangkut biaya pendidikan yang jadi tanggungan. Terlebih pada masa sulit pandemi virus Corona saat ini.

“Kita sudah rapat dengan Kepala Dinas Pendidikan sebelumnya. Kami minta dalam situasi saat ini semua urusan administrasi dalam bentuk tarikan dana pendidikan dihentikan dulu,” ungkap Sri Untari, Sabtu (16/5/2020).

Seperti diketahui, libur panjang sekitar dua bulan akibat pagebluk Covid-19 diakui cukup membuat kelabakan pihak sekolah. Partisipasi masyarakat dalam bentuk sumbangan komite sebagai salah satu sumber dana pun mengalami kemacetan.

Belum lama ini, sebuah SMKN di Kepanjen Kabupaten Malang sempat mengeluarkan surat pemberitahuan terkait pelaksanaan ujian sekolah secara daring, yang mensyaratkan penyelesaian masalah administrasi.

Ini diindikasikan sebagai syarat pembayaran biaya pendidikan yang harus dipenuhi siswa kelas X-XI, untuk bisa menguji ujian kenaikan kelas ini.

Belakangan, hal ini dibantah dan diklarifikasi pihak Dinas Pendidikan Jawa Timur. Dari hasil konfirmasi dengan Kepala SMKN 1 Kepanjen, ditegaskan bahwa ‘permasalahan administrasi’ yang dimaksud terkait tanggungan buku-buku yang dipinjam dari perpustakaan dan laporan kegiatan PKL bagi siswa kelas XI.

“Yang diharapkan adalah komunikasi dengan orang tua/wali siswa yang punya permasalahan administrasi dan jumlahnya tidak banyak. Tidak ada tambahan biaya untuk menyelesaikan masalah administrasi tersebut,” kata Kadisdik Jawa Timur, Wahid Wahyudi, Jumat (15/5/2020) malam.

Meski begitu, Kadis Pendidikan Jatim tetap mengingatkan, agar tidak terjadi praktik yang dilakukan SMA/SMK yang akhirnya melarang siswanya ikut ujian karena persoalan tanggungan biaya sekolah.

“Pihak sekolah bersama komite sekolah harus tetap menyikapi dengan arif setiap ada masalah keuangan bagi siswa yang orang tuanya kurang mampu. Semua peserta didik wajib mendapatkan pelayanan yang baik,” ujarnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...