oleh

Untari Ajak Kader Banteng Kota Malang Implementasikan Politik Hijau

-Legislatif-146 kali dibaca

MALANG – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno minta struktural partai di Kecamatan Kedungkandang untuk benar-benar dapat mengimplementasikan politik hijau, sebagai salah satu perwujudan kerja-kerja pelestarian lingkungan.

Menurutnya, itu sesuai dengan perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada seluruh kader partai untuk benar-benar melaksanakan dan mewujudkan politik hijau.

“Dalam politik hijau seperti yang disampaikan Ketua Umum, kita diminta mencintai sungai. Malang ini adalah salah satu kota yang seharusnya tidak banjir, tapi malah sering terjadi banjir,” ungkap Sri Untari.

Baca juga: Perkuat Ekonomi Akar Rumput, Untari Bekali PAC dan Ranting Soal UMKM dan Koperasi

Hal tersebut dia sampaikan saat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dalam kegiatan kegiatan reses periode kedua Tahun 2021, di Rumah Juang SUB, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (10/5/2021).

Menurutnya, penyebab utama sering terjadinya banjir di Kota Malang karena kurangnya kesadaran lingkungan dalam penataan dan pembangunan wilayah.

Sehingga, melalui implementasi politik hijau, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) tersebut menegaskan, bahwa partai harus melakukan kerja-kerja politik yang nyata dan tidak melulu bicara mengenai kekuasaan.

“Apa yang dilakukan oleh Bu Mega untuk membuat PDI Perjuangan diterima oleh masyarakat, maka dibuatlah berbagai diplomasi politik, salah satunya melalui politik hijau,” tuturnya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini mencontohkan, salah satu kader partai banteng, Bambang Irianto yang berhasil menggagas program kampung 3G (Glintung Go Green) yang berhasil menjadikan perkampungan padat penduduk menjadi rimba kota.

“Itulah yang sebenarnya kita ingin lihat, bagaimana PDI Perjuangan sebagai sebuah partai politik tidak hanya bicara mengenai kekuasaan. Tapi, juga dikenal dalam menjaga kelestarian alam,” tambah Untari.

Melalui implementasi politik hijau ini, dia mengharapkan PDI Perjuangan dapat benar-benar menjadi kawah Candradimuka untuk membentuk dan mencetak kader-kader yang memiliki kompetensi dan menjadi pemimpin yang andal. 

“Bagaimana kita mengimplementasikan politik hijau itu untuk mengembangkan partai. Kalau kita mampu mencetak anggota legislatif dan eksekutif kita akan mampu mempengaruhi pemerintahan,” ujarnya.

Dia menambahkan, melalui kerja-kerja yang nyata dalam implementasi politik hijau dan kebudayaan adalah langkah PDI Perjuangan untuk membangun kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

“Bagaimana partai ini menjalankan sebuah misi membangun indonesia adil dan makmur berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Sesuatu yang tidak mudah karena Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa,” tutup Untari. (ace/pr)