Sabtu
17 Oktober 2026 | 6 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Umar Bashor dan Kementerian PPPA Sosialisasi Kesetaraan Gender di Lumajang

pdip-jatim-dpr-ri-181022-umar-bashor-1

LUMAJANG – Anggota Komisi VIII DPR RI, Umar Bashor bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI melakukan sosialisasai kesetaraan gender di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Kabupaten Lumajang, Minggu (16/10/2022).

Sosialisasi dilaksanakan untuk mengurai bias gender yang kerap memposisikan perempuan sebagai pihak yang dirugikan. Apalagi, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Lumajang relatif tinggi.

Umar Bashor sebagai salah satu narasumber pada acara itu mengatakan, negara Indonesia tidak membedakan gender warganya. Sebab, kesetaraan gender merupakan implementasi dari nilai Pancasila, yakni sila ke lima.

“Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. The Founding Father yang merumuskan Pancasila tidak pernah membuat perbedaan gender. Semua mempunyai hak dan kewajiban yang sama,” papar Umar, sapaan akrabnya.

Melalui kegiatan tersebut, Umar berharap semua pihak memberikan ruang untuk bersama-sama dalam mengimplementasikan persamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga dapat meminimalisir adanya kekerasan dan pemberdayaan perempuan di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Mohammad Ihsan, menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas antara Kementerian PPPA dengan DPR RI. Kegiatan mengundang ratusan perempuan itu sebagai langkah awal untuk menjadikan kaum hawa lebih kreatif.

“Kegiatan ini dilakukan kemitraan antara kami (Kementerian PPPA) dengan DPR RI. Yang mana beliau putra daerah yang ingin membangun kekuatan gender untuk maju bersama tanpa sekat,” ujar Mohammad Ihsan.

Pihaknya berharap, melalui sosialisasi kesetaraan gender ini dapat memberikan dampak positif dalam membangun rumah tangga. Kesetaraan gender tidak saja dapat mengurangi dampak kekerasan, sekaligus penguatan ekonomi keluarga.

“Selama ini, pemicu terjadinya kekerasan adalah karena faktor ekonomi dan kesenjangan. Makanya, dengan adanya kegiatan ini, akan mengurangi dampak negatif dan akan ada saling menutupi kekurangan dalam rumah tangga,” pungkasnya. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...
KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...