Jumat
18 September 2026 | 4 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Turun ke Level 2, Ipuk: Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-11082021

BANYUWANGI – Berdasarkan asesmen Kemeterian Kesehatan, penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menunjukkan hasil yang baik. Karena itu, Banyuwangi kini turun ke level 2.

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pengujian (testing) Covid-19 hingga ke level memadai. Katanya, dalam sepekan terakhir, 30 Agustus hingga 5 September 2021, pengetesan mencapai 17.507 orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, mengatakan kasus aktif Covid-19 di Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan.

Pada 15 Agustus lalu terdapat 1.131 kasus aktif, lalu turun menjadi 501 kasus aktif pada 25 Agustus, dan tinggal 207 kasus pada 5 September 2021 lalu.

“Angka testing ini lebih tinggi dari yang disyaratkan WHO. Kalau untuk ukuran Banyuwangi, standardnya minimal sekitar 1.750 per minggu, berkali-kali lipatnya. Pengetesan adalah salah satu kunci dari penanganan Covid-19 agar kita bisa segera mengetahui yang terpapar untuk segera dilakukan pengobatan yang tepat,” kata Rio, sapaan akrabnya.

Kemampuan tes yang memadai diikuti dengan terus turunnya angka positivity rate atau rasio antara jumlah orang yang mendapat hasil positif lewat tes Covid-19 dengan total jumlah tes, yang sekaligus menunjukkan tingkat penularan.

Pada 5 September lalu, katanya, Kementerian Kesehatan menyebutkan positivity rate Banyuwangi sebesar 0,86 persen, jauh di bawah level yang ditoleransi WHO sebesar 5 persen.

“Artinya, sekadar contoh dari 200 orang  yang diperiksa, maka sekitar 2 orang terpapar positif Covid-19,” ujarnya.

Rio juga menjelaskan, bahwa ketersediaan tempat tidur di rumah sakit penanganan Covid-19 terus melandai.

“Pada 1 Agustus lalu mencapai 71 persen, trennya terus turun hingga per 4 september lalu hanya terisi 14 persen. Ini semua harus kita syukuri. Tapi tetap kita harus waspada. Tetap waspada, karena angka positif bisa tiba-tiba naik lagi kalau kita teledor lagi. India sekarang naik lagi karena munculnya berbagai kegiatan yang mengumpulkan masyarakat dalam jumlah besar,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...