Senin
03 Agustus 2026 | 11 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Turun ke Level 2, Ipuk: Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-11082021

BANYUWANGI – Berdasarkan asesmen Kemeterian Kesehatan, penanganan Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menunjukkan hasil yang baik. Karena itu, Banyuwangi kini turun ke level 2.

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pengujian (testing) Covid-19 hingga ke level memadai. Katanya, dalam sepekan terakhir, 30 Agustus hingga 5 September 2021, pengetesan mencapai 17.507 orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, mengatakan kasus aktif Covid-19 di Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan.

Pada 15 Agustus lalu terdapat 1.131 kasus aktif, lalu turun menjadi 501 kasus aktif pada 25 Agustus, dan tinggal 207 kasus pada 5 September 2021 lalu.

“Angka testing ini lebih tinggi dari yang disyaratkan WHO. Kalau untuk ukuran Banyuwangi, standardnya minimal sekitar 1.750 per minggu, berkali-kali lipatnya. Pengetesan adalah salah satu kunci dari penanganan Covid-19 agar kita bisa segera mengetahui yang terpapar untuk segera dilakukan pengobatan yang tepat,” kata Rio, sapaan akrabnya.

Kemampuan tes yang memadai diikuti dengan terus turunnya angka positivity rate atau rasio antara jumlah orang yang mendapat hasil positif lewat tes Covid-19 dengan total jumlah tes, yang sekaligus menunjukkan tingkat penularan.

Pada 5 September lalu, katanya, Kementerian Kesehatan menyebutkan positivity rate Banyuwangi sebesar 0,86 persen, jauh di bawah level yang ditoleransi WHO sebesar 5 persen.

“Artinya, sekadar contoh dari 200 orang  yang diperiksa, maka sekitar 2 orang terpapar positif Covid-19,” ujarnya.

Rio juga menjelaskan, bahwa ketersediaan tempat tidur di rumah sakit penanganan Covid-19 terus melandai.

“Pada 1 Agustus lalu mencapai 71 persen, trennya terus turun hingga per 4 september lalu hanya terisi 14 persen. Ini semua harus kita syukuri. Tapi tetap kita harus waspada. Tetap waspada, karena angka positif bisa tiba-tiba naik lagi kalau kita teledor lagi. India sekarang naik lagi karena munculnya berbagai kegiatan yang mengumpulkan masyarakat dalam jumlah besar,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Soroti Raperda Pengawasan Gedung hingga Penguatan BUMDes

KABUPATEN PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Setiap Kelurahan Miliki Peralatan Normalisasi Saluran Air

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya merekomendasikan agar seluruh 153 kelurahan memiliki satu paket peralatan dasar untuk ...
LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...