Jumat
09 Oktober 2026 | 8 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Turun Gunung, Sam Andreas Serap Aspirasi dari Pelaku Desa Wisata di Malang

pdip jatim 250411 kunjungan dapil 01

MALANG – Andreas Eddy Susetyo, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI kembali turun gunung melakukan kunjungan ke dapilnya di Malang Raya, Kamis (10/4/2025). Kali ini dia menghimpun aspirasi para pelaku desa wisata di Kabupaten Malang.

Ada 2 destinasi wisata yang dikunjungi pria yang juga menjabat Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) tersebut. Tujuan pertama, Andreas bersama timnya mengunjungi desa wisata Gentong Mas di Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak.

Di sana, Andreas berdiskusi dengan kelompok pengelola desa wisata, pemuda desa dan tim pengerak PKK dengan didampingi kepala desa Sukolilo, Joni Arifin.

Selanjutnya, Andreas bersama relawan Sekawan Andreas menuju desa wisata Boonpring, desa Sanankerto, Kecamatan Turen. Dalam kunjungannya itu, Andreas lebih banyak memberi ruang bertanya kepada masyarakat, terutama pengelola desa wisata.

“Kami di sini ingin lebih banyak mendengar dulu apa yang menjadi permasalahan terkait pengelolaan desa wisata beserta UMKM nya, dan agar tahu sejauh mana perkembangan wisata yang dikelola BUMDes,” ujar Andreas.

Menurut dia, peran BUMDes sangat penting, karena untuk mengelola usaha desa dan terkait permodalan. DIa mencontohkan Boonpring yang merupakan desa wisata binaan dari BRI melalui program BRIliant.

Desa wisata ini bahkan sudah mencatatkan prestasi sebagai Juara 1 BUMDes se-ASEAN dengan nilai PADes mencapai Rp600 juta per tahun.

Andreas menyarankan agar pengelolaan desa ini juga bisa diajukan ikut program CSR untuk konservasi alam.

”Desa wisata Boonpring ini saya kira menarik karena bisa mensejahterakan warga sekitar dan pegawainya,” tutur Andreas.

Di sela diskusi dengan pelaku pengelola desa wisata yang berjalan sangat intens, Andreas juga menyelipkan tema besar tentang ketahanan pangan. Diharapkan desa punya kemampuan usaha, terutama di bidang ketahanan pangan.

Dijelaskan Andreas, menyangkut ketahanan pangan, fokus pada tahun 2025 itu pada distribusi pupuk, karena pupuk langsung dari kementerian pertanian, mengintruksikan pada Petrokimia untuk menurunkan langsung pada Poktan atau petani.

“Untuk teknisnya nanti kita bahas dahulu dengan dinas pertanian Kabupaten Malang,” ujarnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani: Parlemen Punya Empat Tanggung Jawab Wujudkan Pemerintahan yang Adil

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan parlemen memikul empat tanggung jawab utama untuk mewujudkan tata ...
LEGISLATIF

Basarah Dorong Penanganan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dari Hulu hingga Hilir

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI Ahmad Basarah meminta penanganan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan ...
KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...