Jumat
09 Januari 2026 | 2 : 09

Tulungagung Raih Predikat WTP 11 Kali, Sekarang Dapat Penghargaan Kemenkeu Karena Ini

pdip-jatim-221116-maryoto-wtp

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) atas keberhasilannya meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga kali berturut-turut.

Predikat WTP diraih, karena Pemkab Tulungagung telah berhasil menyelenggarakan pengelolaan administrasi keuangan yang tertib dengan integrasi dan kolaborasi yang baik.

Penghargaan dari Kemenkeu RI itu, diberikan oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, di Hotel Bumi Surabaya, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, nomor 106-128, Surabaya, Selasa (14/11/2022).

“Hasil evaluasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jatim, Pemkab Tulungagung dinilai cukup baik dalam pengelolaan tertib administrasi keuangan tahun anggaran 2021,” kata Bupati Maryoto.

Dari hasil penilaian itu, Pemkab Tulungagung berhak mendapatkan predikat WTP. Dan predikat yang diraih tahun ini, lanjut Maryoto, melengkapi perolehan WTP tiga kali berturut-turut, bahkan jika ditotal Pemkab Tulungagung sudah mendapat predikat WTP sebanyak 11 kali.

Kader PDI Perjuangan ini menjelaskan, predikat WTP tiga kali berturut-turut tidak didapatkan begitu saja. Melainkan dari kerja keras dari seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Tulungagung untuk betul-betul tertib dalam setiap pelaksanaan administrasi pengelolaan keuangan.

Pihaknya juga memerintahkan khusus bagi jajaran OPD dalam pengelolaan administrasi keuangan untuk disiplin dan tepat waktu, salah satunya pengerjaan surat pertanggungjawaban (SPj) secara teratur.

“Tentu saja yang dituntut mulai dari para kepala OPD, camat dan seluruhnya untuk bekerja lebih baik,” jelasnya.

Menurut Maryoto, predikat WTP tidak bisa didapatkan apabila diselenggarakan dengan sistem kerja parsial. Tapi harus diselenggarakan dengan sistem terintegrasi dan kolaborasi yang baik dari seluruh elemen yang ada pada tubuh Pemkab Tulungagung.

Di sisi lain, predikat yang diraih harus menjadi bahan pembelajaran bagi semuanya agar kedepan apa yang diperoleh bisa dipertahankan serta dapat ditingkatkan.

“Menatap ke depan, targetnya pada penerapan sistem pengelolaan administrasi keuangan harus lebih tertib lagi, tatkala terdapat pemeriksaan harus bisa dipertanggungjawabkan sehingga predikat WTP bisa terus diraih dari tahun ke tahun,” kata Maryoto.

Dengan masih banyaknya kekurangan yang ada, sebutnya, tentu saja pada setiap pengarahan dari instansi vertikal yang dilaksanakan harus dicermati. Sehingga semua bisa memahami seperti dalam hal monitoring center for prevention (MCP) untuk pencegahan korupsi di lingkup Pemkab Tulungagung. (sin/pr)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto Tinjau Perbaikan Jalan Brongkos–Ngembul, Targetkan Rampung Sebelum Lebaran

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto meninjau pelaksanaan perbaikan jalan pada ruas Brongkos–Ngembul, Kamis (8/1/2026). ...
LEGISLATIF

Legislator Banteng Jember Patungan Tangani Stunting

JEMBER – Delapan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember patungan dana untuk mengatasi keluarga ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Surabaya Tegas Tolak Wacana Pilkada Melalui DPRD, Armuji: Demokrasi Tidak Boleh Mundur

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menegaskan penolakan terhadap wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) ...
LEGISLATIF

Wisatawan Telaga Sarangan Tahun 2025 Capai 1,09 Juta, Komisi B Dorong Pemkab Magetan Terus Benahi Fasum

MAGETAN – Komisi B DPRD Magetan melakukan sidak ke wisata Sarangan, Kamis (8/1/2026). Sidak ini dilakukan untuk ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun Sampaikan Laporan Kepada Rakyat Tahun 2025

MADIUN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyampaikan Laporan Kepada Rakyat tahun 2025 sebagai bentuk ...
LEGISLATIF

Laporan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bojonegoro kepada Rakyat, Kinerja Tahun 2025

BOJONEGORO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bojonegoro berkomitmen mengawal segala kebijakan pemerintah daerah terutama ...