Sabtu
01 Agustus 2026 | 2 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TP-PKK Sumenep Fokus Cegah Perkawinan Anak Usia Dini

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-30082021

SUMENEP – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, fokus mencegah perkawinan anak usia dini. Hal itu dilakukan untuk membendung angka perkawinan anak yang masih tinggi.

Ketua TP-PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, menyampaikan, berdasarkan data, angka perkawinan dini di Kabupaten Sumenep, pada tahun 2019 mencapai 1.723 kasus. Sedangkan pada 2020, angka pernikahan dini mencapai 2.029 kasus. Hal tersebut menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan.

“Saat ini kita fokus mencegah perkawinan anak usia dini. Makanya, kita masifkan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat,” ujar Nia, pada saat memberikan sosialisasi pencegahan pernikahan usia dini di Pendopo Kecamatan Dungkek, Senin (30/8/2021).

Berbagai faktor melatarbelakangi laju perkawinan anak di Sumenep masih tinggi. Menurut Nia, kondisi ini dipengaruhi kultur, cara pandang, cara berfikir, dan keyakinan masyarakat.

“Langkah yang perlu kita lakukan itu, bukan menghilangkan, tapi mengurangi tindakan pernikahan dini,” terang perempuan yang juga anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi PDI Perjuangan itu.

Dengan kondisi tersebut, Nia meminta para pengurus TP-PKK tingkat kecamatan dan desa dapat mengedukasi masyarakat secara masif untuk mengubah pola pikir orang tua perihal perkawinan anak. Orang tua mesti paham bahwa perkawinan anak usia dini bukanlah solusi terbaik.

Pengurus TP-PKK juga perlu melakukan sosialisasi dan edukasi dengan berbagai langkah terobosan dan program yang inovatif. Tujuannya, agar gerakan yang dilakukan mampu mencegah perkawinan anak, sehingga angkanya dapat menurun di wilayahnya masing-masing.

“Kami berharap para kader TP-PKK di masing-masing desa lebih proaktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam membantu pemerintah daerah untuk ikut menyukseskan program KB dan mengurangi pernikahan anak usia dini. Sehingga dengan tindakan itu, angka pernikahan dini di Sumenep dapat ditekan,” harapnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Minta Pemkab Jember Tak Tergesa Berutang Rp786 Miliar

JEMBER – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember, Widarto, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta Camat hingga RT/RW Perkuat Deteksi Dini Cegah Konflik Sosial

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat deteksi dini untuk ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Sertipikat Program PPTPKH Dimanfaatkan untuk Kembangkan Usaha dan Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Bupati Blitar Rijanto meminta masyarakat memanfaatkan sertipikat tanah Program PPTPKH sebagai modal mengembangkan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono: Infrastruktur Jadi Aspirasi Terbesar Warga Saat Reses di Dapil IX

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Tetapkan Krisis Air Bersih sebagai Prioritas Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera menetapkan penanganan krisis air bersih akibat ...
BERITA TERKINI

Erma Susanti Kawal Implementasi Perpres Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti minta implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 benar-benar ...