Jumat
25 September 2026 | 3 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TKD Jatim Optimis Jokowi-Ma’ruf Bakal Menang di Madura

pdip-jatim-jokowi-gratiskan-suramadu2

SURABAYA – Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin optimistis raih kemenangan di seluruh Jawa Timur termasuk Madura.

“Bupati Sumenep itu kader PKB, Bupati Pamekasan juga kader PKB, Bupati Sampang kader NasDem, dan Bupati Bangkalan kader PPP. Makanya kami optimis Madura menang,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Mahud, Jumat (28/12/2018).

Politisi asal Madura yang juga anggota TKD Jokowi-Ma’ruf Jatim ini mengatakan, beberapa pekan lalu ulama dan kiai berpengaruh se-Madura mendeklarasikan dukungan ke pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf.

Sebagai kader PDI Perjuangan, Mahud juga berkoordinasi dengan partai-partai pengusung Jokowi-Ma’ruf lainnya dan para relawan untuk bergerak all out memenangkan pasangan nomor urut 01.

“TKD resmi maupun relawan juga terus bergerak aktif mencari dukungan masyarakat,” ujar Mahud.

Menurutnya, selama kepemimpinan Presiden Jokowi saat ini, masyarakat Madura juga banyak diuntungkan.

Dia mencontohkan, jembatan Suramadu digratiskan bagi kendaraan roda dua dan tarif kendaraan roda empat diturunkan hingga 50 persen. Bahkan akhir Oktober 2018 lalu, Jokowi secara resmi membebaskan jembatan Suramadu bagi semua kendaraan.

Ada lembaga survei mengatakan pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf masih kalah suara di beberapa wilayah Madura.

Meski demikian, Mahud menilai, apa yang telah dilakukan Jokowi telah memberikan bukti nyata bahwa sebagai pemimpin Jokowi telah berupaya mensejahterakan rakyat Madura.

“Hanya orang syirik dan buta yang tak bisa melihat kerja nyata Pak Jokowi dalam upaya mensejahterahkan masyarakat Madura,” imbuh anggota Komisi C DPRD Jatim tersebut.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa, Ketua Dewan Pengarah Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) menyebut peluang pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menang di Pulau Madura cukup terbuka.

Meski  dalam hasil survei terbaru yang ia terima pasangan Jokowi kalah di Sampang.

Gubernur Jawa Timur terpilih ini tetap optimistis, karena masih banyak pemilih di Kabupaten Sampang yang belum menentukan pilihan. “80% di Sampang belum menentukan pilihan. Peluang untuk bisa mendekati mereka dan mengajak mereka memilih calon presiden nomor urut satu sangat besar peluangnya,” terang Khofifah saat menghadiri deklarasi JKSN Kabupaten Gresik, Rabu (26/12/2018). (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...
PEMILU

PDI Perjuangan Usulkan Parliamentary Threshold 6 Persen untuk RUU Pemilu

JAKARTA – PDI Perjuangan akan membawa usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen sebagai sikap resmi ...