Selasa
25 Agustus 2026 | 4 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tinjau Pembangunan Museum Arhanud, Untari: Jadi Ikon Baru Wisata Sejarah

pdip-jatim-250723-kunjungi-museum-arhanud-1

BATU – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno meninjau proses pembangunan Museum Arhanud (Artileri Pertahanan Udara) oleh Pusat Pendidikan Arhanud (Pusdik Arhanud) TNI AD di Kota Batu, Sabtu lalu.

Dalam kunjungannya didampingi Komandan Arhanud, Brigjen TNI I Made Suryawan, Untari bicara banyak soal arah pembangunan Museum Arhanud sebagai pusat edukasi sejarah pertahanan udara nasional sekaligus potensi integrasinya dengan program desa wisata di kawasan sekitar.

Menurut penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, museum bukan hanya tempat menyimpan sejarah, tapi juga ruang membangun kesadaran sejarah kebangsaan yang terintegrasi dengan potensi ekonomi lokal.

Untari berharap museum ini dapat menjadi ikon baru wisata sejarah di Kota Batu. Sebuah ruang belajar terbuka bagi generasi muda, sekaligus daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat jejak perjuangan TNI di bidang pertahanan udara.

“Kami mendorong sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menjadikan museum ini sebagai bagian dari ekosistem wisata yang inklusif, edukatif, dan membanggakan,” kata Untari, dikutip Rabu (23/7/2025).

Sekrataris DPD PDI Perjuangan itu menilai, ide pembangunan museum tersebut bukan sekedar pelestarian sejarah militer. Tapi juga menjadi sarana penting dalam memperkuat pemahaman publik, khususnya generasi muda, mengenai peran strategis pertahanan udara dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Museum yang digagas jajaran Pusdik Arhanud Malang ini dirancang sebagai pusat edukasi sejarah pertahanan udara nasional, menampilkan koleksi sistem persenjataan, dokumentasi operasi militer, serta jejak peran Arhanud sejak masa kemerdekaan hingga kini.

Untari juga mendorong agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan perhatian dan dukungan konkret.

Menurutnya, komitmen daerah sangat diperlukan agar pendirian museum ini bisa segera terealisasi dan menjadi kebanggaan baru bagi warga Jawa Timur, khususnya di wilayah tempat Pusdik Arhanud berada, yakni di kawasan Malang.

“Kami minta provinsi bisa memberikan support penuh. Ini adalah ruang pendidikan kebangsaan yang hidup. Kita tidak bisa hanya berharap generasi muda belajar sejarah dari buku, mereka perlu melihat langsung, menyentuh, merasakan atmosfir perjuangan. Dan museum bisa menjawab kebutuhan itu,” pungkasnya. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...