Kamis
18 Juni 2026 | 2 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Tidak Masuk Akal kalau Jokowi Meniadakan Koperasi”

Jokowi-Jagung Rebus di Ponorogo

Jokowi-Jagung Rebus di PonorogoJAKARTA – Pakar ekonomi dari Tim Pemenangan capres-cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla, Izzul Muslimin, mengatakan, sebagai penyokong ekonomi perdesaan, koperasi tidak mungkin ditiadakan. Menurut Izzul, hal ini menjadi salah satu yang akan dikembangkan Jokowi-JK. Melalui koperasi, kata dia, Jokowi ingin memberdayakan masyarakat perdesaan.

“Koperasi adalah sokoguru ekonomi, termasuk penyokong ekonomi di pedesaan. Karenanya sangat tidak masuk akal jika Joko Widodo berniat meniadakan koperasi,” kata Izzul melalui keterangan tertulis yang diterima Minggu (6/7/2014) malam.

Dengan revolusi mental yang diusungnya, ujar Izzul, Jokowi ingin membenahi kualitas sumber daya manusia, termasuk mereka yang selama ini mengurus koperasi. Tujuannya, agar koperasi tidak dimanfaatkan oleh pengurusnya untuk mencari keuntungan sendiri.

“Jokowi menginginkan masyarakat, terutama masyarakat pedesaan punya kemandirian ekonomi, sehingga mereka memiliki daya saing tinggi,” lanjut Izzul.

Ia menambahkan, Jokowi ingin mewujudkan koperasi yang dibangun dari bawah, bukan koperasi seperti yang pernah ada semasa Orde baru yang dijadikan alat oleh penguasa. Pengembangan kewirausahaan individual dan kelompok tani, nelayan, peternak juga akan dilakukan agar dapat mengelola usaha tani secara lebih efisien dan menguntungkan.

“Dalam rangka itu, Jokowi akan membangun bank khusus pertanian, UMKM dan koperasi. Jadi aneh jika Jokowi tidak mendukung koperasi,” kata Izzul.

Sebelumnya, saat debat capres-cawapres putaran terakhir, di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Sabtu (5/7/2014) malam, capres Prabowo Subianto mempertanyakan pernyataan Jokowi saat kampanye di Indramayu, Jawa Barat. Menurut Prabowo, Jokowi mengatakan petani tidak perlu koperasi. Namun, Jokowi membantah pernah mengeluarkan pernyataan itu. Dia menilai, informasi yang diperoleh Prabowo salah.

“Terima kasih Bapak Prabowo, mungkin bapak salah baca atau salah dengar semua tahu koperasi adalah soko guru ekonomi. Tidak mungkin Jokowi ngomong itu,” kata Jokowi. Kompas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya Ajak Media Perkuat Edukasi Publik dan Kepercayaan terhadap Lembaga Legislatif

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak media memperkuat edukasi publik dan menjaga kepercayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Hentikan Sementara Proyek Box Culvert se-Surabaya Usai Insiden Lansia Tewas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghentikan sementara proyek box culvert se-Surabaya pasca insiden yang menewaskan ...
KRONIK

Said Abdullah Tegaskan PDIP Tidak Terlibat Aksi Mahasiswa, Dorong Pemerintah Lebih Terbuka Terhadap Kritik

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menegaskan PDIP tidak terlibat dalam aksi demonstrasi mahasiswa. Ia juga ...
KABAR CABANG

Siap Gelar RedTalk 2026, PAC PDIP Prajurit Kulon Ajak Pemuda Naik Kelas Jadi Pemimpin Masa Depan

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, akan menggelar RedTalk 2026 sebagai forum diskusi ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Polemik Batalyon TP di Silo

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta seluruh pihak menahan diri terkait polemik pembangunan Batalyon Teritorial ...
LEGISLATIF

Empat Masalah Serius Sektor Pertanian Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti empat persoalan utama yang dinilai ...