Jumat
17 April 2026 | 7 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tiba-tiba Saja Jokowi Nongkrong di Sawah

pdip-jatim-211130-jokowi-trenggalek-3

PARA pengiring Ir Joko Widodo sempat kaget dan heran melihat calon presiden itu tiba-tiba saja sudah nongkrong di sebuah pematang sawah di Desa Kauman, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Senin (31/3/2014) siang. Masih bersepatu dan berkemeja putih dipadu celana hitam, Jokowi menyempatkan diri berbincang dengan belasan perempuan yang saat itu sedang menanam padi.

Kunjungan ke sawah ini dilakukan Jokowi secara mendadak, setelah sebelumnya mengunjungi museum Dr Radjiman Wediodiningrat di desa tersebut. Saat ditanya wartawan, dia mengaku penasaran, dan ingin mengetahui jenis padi yang ditanam para petani itu.

“Dari dalam mobil tadi saya melihat petani lagi pada nandur (menanam padi). Saya tanya, yang ditandur padi jenis apa? Ternyata itu IR 64,” jelas Jokowi.

Gubenur DKI Jakarta yang menjadi juru kampanye nasional PDI Perjuangan selama Pemilu 2014 tersebut mendapatkan penjelasan dari para petani, bahwa dengan menanam padi IR 64 itu, mereka bisa melakukan panen dua kali dalam setahun. Meski demikian, menurut Jokowi, varietas tersebut sudah jauh tertinggal.

“Mestinya kalau riset dan pengembangan diperkuat, akan ada varietas baru yang dalam setahun bisa tiga kali panen. Atau dari sehektar tanah bukan hanya dapat 5-6 ton, tapi bisa sampai 15 ton,” jelas Jokowi.

“Di tataran research and development, itu memang harus dibandingkan dengan negara tetangga. Sama Thailand itu sudah kejauhan. Ini yang harus segera dibenahi,” tambahnya.

Menurut Jokowi, selama ini pemerintah terlalu fokus pada masalah pupuk. Sedang untuk varietas tanaman kerap tidak diperhatikan. “Padahal permasalahannya tidak hanya di subsidi pupuk. Mestinya konsentrasinya masalah pengembangan varietas unggul,” ujar Jokowi.

Seperti biasanya, kehadiran Jokowi di sawah ini juga mengundang perhatian masyarakat. Mereka bersama para wartawan mengerubungi Jokowi yang nongkrong di pinggiran sawah itu. Akibatnya, terdapat beberapa benih padi yang terinjak-injak. Jokowi pun mengganti kerugian para petani itu. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...