Minggu
16 Agustus 2026 | 9 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tesis S2-nya Tentang Sarinah, Bupati Nur Arifin Dapat Apresiasi DPP PDI Perjuangan

pdip-jatim-230704-ipin-tesis

“Partai terus mendorong tradisi intelektual menjadi semakin tumbuh kuat di PDI Perjuangan. Sehingga terus mendorong para kadernya untuk memantapkan tradisi tersebut dengan kemampuan akademik yang langsung diaplikasikan sebagai materi muatan ideologi partai termasuk pandangan Bung Karno terhadap peran penting perempuan”— Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

SURABAYA – Mochamad Nur Arifin, Bupati Trenggalek, Jawa Timur, jadi salah satu kader Banteng yang mendapat apresiasi dari DPP PDI Perjuangan atas tesis S2-nya di Universitas Airlangga yang mengangkat pemikiran Bung Karno tentang Sarinah.

Apresiasi diberikan karena bupati milenial ini telah membangun kepemimpinan intelektual dengan menggali pemikiran Bapak Bangsa Bung Karno dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Bupati Trenggalek melalui tesis S2 di Universitas Airlangga mengangkat pemikiran Bung Karno tentang Sarinah dan mengonstruksikan secara akademis tentang pandangan Bung Karno terhadap peran penting perempuan,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Selasa (4/7/2023).

Dalam penelitiannya, terang Hasto, Bupati Nur Arifin menyebutkan Buku Sarinah memuat setidaknya 3 konsep utama, yakni: Filsafat feminisme Bung Karno, pelurusan makna sosialisme, dan konsep pemberdayaan perempuan yang melibatkan laki-laki.

“Bupati Mochamad Nur Arifin juga mengatakan sebagai sebuah filsafat yang diharapkan sendiri oleh Bung Karno akan menjadi satu ajaran yang dipedomani sebagai disebutkan ‘pedoman perjuangan perempuan revolusioner untuk mencapai tujuan-sosial yang revolusioner’,” sambung Hasto.

Dalam penelitiannya, Bupati Nur Arifin menyampaikan bahwa secara ontologis Bung Karno menelaah pra-sejarah, sejarah, dan masa kini untuk melihat perebutan kuasa dan dominasi baik di sisi perempuan maupun laki-laki.

Sedang secara epistimologis Bung Karno membandingkan bagaimana feminisme marxisme, bagaimana kehadiran agama berusaha mengatasi ekses patriarki, bagaimana kapitalisme mengubah hubungan peran dan gerakan wanita di dunia.

“Kemudian Bung Karno mengajukan satu sistem yang berimbang, yang di dalamnya perempuan dan laki-laki tidak berebut dominasi,” urai Hasto, membeberkan tesis Bupati Trenggalek.

Oleh karena itu, imbuhnya, PDI Perjuangan mengapresiasi penelitian bupati muda yang juga Ketua DPC PDIP Trenggalek tersebut.

“Partai terus mendorong tradisi intelektual menjadi semakin tumbuh kuat di PDI Perjuangan. Sehingga terus mendorong para kadernya untuk memantapkan tradisi tersebut dengan kemampuan akademik yang langsung diaplikasikan sebagai materi muatan ideologi partai termasuk pandangan Bung Karno terhadap peran penting perempuan,” tutup Hasto. (red/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tiga Wasit Perempuan Warnai Laga Soekarno Cup 2026 di Bangkalan

BANGKALAN – Laga Banteng Papua Tengah melawan Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion ...
KRONIK

Banteng Papua Tengah Tekuk Sulawesi Selatan 2-0 di Soekarno Cup 2026

BANGKALAN – Banteng Papua Tengah meraih kemenangan 2-0 atas Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...
HEADLINE

Kalahkan Maluku Raya, Banteng Jatim Bangkit dan Kejar Gelar Juara Soekarno Cup

SURABAYA – Banteng Jatim FC menunjukkan kebangkitan di Soekarno Cup 2026. Setelah sebelumnya hanya meraih hasil ...
KRONIK

Wahyu Satria Quattrick, Banteng Kalimantan Timur Hajar D.I. Yogyakarta 4-0

BANGKALAN – Banteng Kalimantan Timur tampil gemilang pada lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bangkalan. ...
LEGISLATIF

10 Raperda Sumenep Masuk Fasilitasi Pemprov Jatim, Hosnan: Ditarget Rampung Akhir Tahun

SUMENEP – Sebanyak 31 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah ...