Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tes CPNS, Sasa: Harusnya Ada Wawancara untuk Mengukur Komitmen Kebangsaan

pdip-jatim-sasa-sidak-tes-cpns1

SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatiningsih berpendapat, seharusnya ada tahapan wawancara terkait wawasan kebangsaan (wasbang), dalam pelaksanaan tes rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS).

“Mestinya ada tes wawancara mendalam yang ada penekanan tentang wawasan kebangsaan. Tidak sekedar tes tulis,” kata Diana Sasa, sapaan akrabnya, usai mengikuti sidak Komisi A di lokasi pelaksanaan tes rekrutmen CPNS di lingkungan Pemprov Jatim, di kampus UNESA Surabaya, Kamis (13/2/2020).

Menurut Sasa, tes wawasan kebangsaan merupakan bagian dari materi soal tes CPNS. Materi lainnya, tentang kemampuan dasar, dan tes intelegensi umum.

Melalui tes wawancara mendalam, jelas Sasa, akan bisa dilihat, seseorang itu kecenderungannya bagaimana. “Disitu akan bisa kita seleksi calon-calon yang memang loyal terhadap NKRI,” ujar Sasa.

Wakil rakyat berlatar pegiat literasi ini menyebut, instasi pemerintah banyak kebobolan PNS yang tidak lurus komitmennya terhadap NKRI.

“Bahwa kesetiaan PNS pada bentuk negara NKRI, dasar negara Pancasila, UUD 45, adalah hal yang tidak boleh dinegosiasikan,” tegasnya.

“Jangan sudah jadi PNS lalu ingin mengubah bentuk negara, bahkan mengatakan pemerintahan sekarang ini tidak sah, tapi mau makan gajinya,” lanjut anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

Terkait ini, imbuh Sasa, pihaknya sudah pernah menyampaikan ke kementerian dan lembaga yang menangani PNS. Namun, ujarnya, ternyata dalam pelaksanaan tes CPNS kali ini belum diakomodir.

“Saya tidak tahu, apakah memang pemerintah kurang aware, atau masalah ini tidak perlu dikhawatirkan, atau hanya dengan tes tulis ini bisa diseleksi loyalitas terhadap NKRI,” ucapnya.

Sementara itu, sidak yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Jatim Istu Hari Subagio untuk memastikan pelaksanaan tes CPNS menggunakan system CAT (Computer Assisted Test) tersebut terhindar dari perbuatan yang tidak sesuai dengan standar. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...